Meskipun beberapa pemberitaan menyebutnya sebagai sistem bertenaga kecerdasan buatan, Riverside County Transportation Commission (RCTC) menegaskan bahwa hal itu tidak tepat.

Sistem ini menggunakan teknologi manajemen lalu lintas yang telah diprogram sebelumnya, bukan AI.

“Tujuannya adalah menciptakan arus lalu lintas yang konsisten di jalan tol, dan koordinasi rambu meter di tiga pintu masuk akan membantu mewujudkannya,” ujar Juru Bicara RCTC David Knudsen.

“Jika kami bisa mengelolanya, maka kami dapat membantu mencegah frustrasi lalu lintas stop-and-go yang dirasakan banyak orang di jalan tol.”

Sistem serupa telah diterapkan di Denver, Colorado, dan berhasil memangkas waktu perjalanan sekitar 20 persen.

>>> Polisi Dearborn Buru Pengemudi Agresif dengan Mustang Mach-E Senyap

Di Australia, di mana teknologi ini lebih banyak digunakan, pengemudi mengalami penurunan waktu tempuh hingga 35-65 persen, tergantung koridor.