Di balik manfaat media sosial, selalu ada sisi lain yang perlu disadari. Tidak semua orang memandang dengan niat baik; ada iri, prasangka, atau pemanfaatan informasi.

Hidup tidak selalu harus terdengar keras. Kehidupan yang tenang dan tidak banyak diumumkan sering kali terasa lebih utuh.

Kebahagiaan terasa nyata tanpa perlu diumumkan. Kesedihan pun tidak bertambah berat karena tidak dipertontonkan kepada publik.

Dahulu, orang mengenal proses sebelum memuji hasil. Ucapan selamat terasa tulus karena memahami perjuangan yang telah dilalui.

Kini, ketika proses dan hasil dibagikan secara terbuka, kemenangan kadang terasa kurang istimewa. Pencapaian pribadi berubah menjadi konsumsi publik yang bisa dinilai, dibandingkan, bahkan dicibir.

Akibatnya, kebahagiaan bergantung pada respons orang lain. Rasa syukur bisa memudar jika apresiasi tidak sesuai harapan.

>>> Komdigi Digitalisasi Data Bansos, Verifikasi Penerima Kini Hanya 3 Menit

Memilih dan memilah apa yang perlu dibagikan adalah bentuk kebijaksanaan. Tidak semua cerita harus diumumkan; ada bagian kehidupan yang lebih utuh ketika tetap dalam ruang privasi.