Ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah mendorong pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipatif.

Salah satu wacana yang mengemuka adalah penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam lima hari kerja.

>>> Saham SpaceX Resmi Melantai di Nasdaq dengan Rekor IPO Terbesar

Wacana ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, sebagai bagian dari strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Rencananya, kebijakan ini mulai dipertimbangkan untuk diterapkan setelah Idul Fitri 2026.

Ketergantungan Tinggi pada BBM

Sebagai pusat aktivitas ekonomi, Jakarta memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi, terutama pada hari kerja.

Mobilitas ini mencerminkan dinamika ekonomi, namun juga menunjukkan ketergantungan besar terhadap BBM.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa stok BBM saat ini masih terkendali dan distribusinya berjalan baik.

Meski demikian, bayang-bayang ketidakpastian global tetap ada, dan langkah mitigasi diperlukan sebagai strategi jangka panjang.

Efektivitas WFH Satu Hari

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan menerapkan WFH, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

>>> Mengapa Desa Kembali Ditinggalkan Warganya Setelah Lebaran?

Namun, tidak semua sektor dapat menerapkan kerja jarak jauh. Layanan publik seperti transportasi, kesehatan, perbankan, dan manufaktur tetap membutuhkan kehadiran fisik.

Sejumlah pengamat menilai dampak kebijakan ini terhadap penghematan BBM mungkin tidak sebesar yang diharapkan.

Konsumsi BBM tidak hanya berasal dari perjalanan pekerja kantoran, tetapi juga dari sektor logistik, distribusi barang, dan mobilitas non-kerja yang dominan.

Oleh karena itu, WFH satu hari bisa menjadi langkah awal, tetapi belum cukup jika berdiri sendiri.

Pendekatan yang lebih komprehensif perlu dipertimbangkan, seperti penataan distribusi logistik, pengembangan pusat distribusi terpadu di pinggiran kota, penguatan transportasi publik, dan perluasan sistem ganjil-genap.

Pada akhirnya, wacana WFH satu hari bukanlah solusi tunggal, melainkan bagian dari upaya menata ulang cara bergerak dan menggunakan energi.

>>> Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Motor dan Beasiswa untuk AMT Berprestasi

Krisis energi dapat menjadi momentum untuk membangun sistem mobilitas yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan tahan terhadap tekanan global.