Penyerang muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, menjadi sorotan publik sepak bola global menjelang Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 18 tahun ini masuk dalam daftar lima pilar termuda yang akan berkompetisi di ajang empat tahunan tersebut.

>>> Timnas Spanyol Incar Trofi Piala Dunia 2026 Lewat Grup H

Kepercayaan besar itu didapat setelah ia menunjukkan perkembangan performa signifikan sepanjang musim. Namanya kian melambung setelah Barcelona mengaktifkan opsi pembelian permanen dari Al Ahly.

Manajemen Blaugrana mengambil langkah tersebut setelah melihat kontribusi impresif sang pemain saat membela tim junior dengan status pinjaman sejak Februari 2026.

Hamza kini bersiap merasakan ketatnya persaingan level senior.

Momentum ini didapat hanya berselang tujuh bulan setelah dirinya berpartisipasi dalam Piala Dunia U-17 FIFA 2025 di Qatar.

Sebelum berkarier di Spanyol, ia telah mengoleksi pengalaman bersama Al Ahly di kompetisi domestik dan Liga Champions Afrika.

Kesaksian Lawan Mengenai Ketajaman di Lapangan

Gol debut Hamza untuk Barcelona U-19 lahir saat berhadapan dengan Huesca pada awal Maret 2026 yang berakhir imbang 2-2.

Penampilannya langsung memicu pembicaraan hangat.

Kiper Huesca, Jordi Saucedo, mengungkapkan rasa penasarannya terhadap potensi striker Mesir tersebut bahkan sebelum laga dimulai.

"Fakta bahwa dia berasal dari negara dan benua yang berbeda, serta disebut-sebut sebagai calon bintang masa depan, membuat kami semua penasaran," ujar Saucedo.

Saucedo menambahkan bahwa Hamza sempat menunjukkan kegugupan di awal laga, namun segera menampilkan kualitas aslinya.

"Dia memberikan sesuatu yang berbeda untuk Barcelona karena sangat berbahaya dalam duel udara dan sangat kuat saat bermain membelakangi gawang.

Dia adalah tipe striker klasik yang fokus menahan bola, berada di kotak penalti, dan terus mencari peluang mencetak gol," katanya.