Kekuatan fisik penyerang muda ini juga mendapat pujian khusus. "Dia baru saja datang ke Spanyol, tetapi sudah menjadi pemain paling kuat di lapangan," ujar Saucedo.

>>> Andy Robertson Pimpin Skotlandia Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Hattrick Cepat Penentu Kemenangan

Sensasi Hamza berlanjut saat membantu Barcelona U-19 menang telak 9-0 atas Montecarlo di laga penutup musim.

Ia mengemas hattrick lewat sundulan dalam kurun waktu 15 menit pada babak pertama.

Pelatih Montecarlo, Nestor Paricio, mengakui strategi timnya untuk meredam pergerakan sang penyerang tidak membuahkan hasil.

"Sepanjang pekan kami membahas betapa berbahayanya dia dalam duel udara, penyelesaian satu sentuhan, dan kekuatan fisiknya.

Kami mencoba memutus suplai bola ke arahnya, tetapi dia benar-benar tak terhentikan," kata Paricio.

Paricio menyebut kualitas pergerakan Hamza sangat menyulitkan barisan pertahanan. "Meski kami sudah mempelajari video dan mempersiapkan strategi khusus, dia selalu berhasil menemukan ruang.

Dia terlalu sulit dihentikan dan memenangkan hampir setiap bola yang datang kepadanya," ujarnya.

Persiapan Sejarah Bersama Skuad Mesir

Berkat performa apik di level klub, Hamza mendapatkan menit bermain dalam laga uji coba Timnas Mesir senior.

Ia tampil saat melawan Rusia di Kairo dan menghadapi Brasil di Cleveland, Amerika Serikat.

Dalam pertandingan melawan Brasil, ia masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Omar Marmoush di fase akhir laga.

Momen berharga didapatnya setelah peluit panjang berbunyi ketika ia bertukar jersey dengan penyerang sayap Barcelona, Raphinha.

Pelatih utama Barcelona, Hansi Flick, turut mengonfirmasi niatnya untuk memantau langsung perkembangan sang pemain dalam agenda pramusim klub mendatang.

>>> Jadwal Live Streaming Piala Dunia 13 Juni 2026: Kanada vs Bosnia dan AS vs Paraguay

Kini fokus Hamza sepenuhnya tertuju untuk membawa Mesir bersaing di fase grup Piala Dunia 2026.