Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) resmi menerbitkan obligasi global perdananya senilai US$ 1,5 miliar.

Penerbitan ini dilakukan di tengah tingginya ketidakpastian geopolitik global.

>>> Bapenda Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak 2026 Triwulan I

Langkah korporasi ini memicu kelebihan permintaan dengan nilai peak orderbook mencapai sekitar US$ 4,6 miliar.

Jumlah permintaan tersebut tercatat melampaui tiga kali lipat dari total nilai emisi yang ditawarkan.

Investor Global Dominasi Minat

Investor institusi dari berbagai belahan dunia mendominasi tingginya minat terhadap surat utang ini.

Tim Komunikasi Danantara menyebutkan investor berasal dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia.

"Minat tersebut didorong oleh investor institusi berkualitas dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia," ujar Tim Komunikasi Danantara dalam keterangan resmi pada Jumat (12/6/2026).

Capaian ini mencerminkan pandangan positif pelaku pasar global terhadap fundamental, tata kelola, serta prospek pertumbuhan jangka panjang institusi.

>>> Review Soto Tanpa Nama: Porsi Melimpah, Rasa Unik, Harga Rp15.000

Korporasi berharap sentimen positif dari pasar internasional mampu memperkuat kepercayaan di dalam negeri.

"Kepercayaan yang diberikan pasar internasional ini juga diharapkan dapat memperkuat keyakinan investor domestik dan masyarakat luas terhadap kekuatan kerangka institusional Danantara Indonesia," pungkas Tim Komunikasi Danantara.

Pendanaan untuk Mandat Investasi Jangka Panjang

Sebelum penerbitan, DIM telah mengkaji berbagai opsi pendanaan baik di pasar domestik maupun internasional.

Langkah ini diambil guna menyokong pelaksanaan mandat investasi jangka panjang institusi.

Manajemen menyatakan bahwa pencarian dana ini merupakan bagian dari pengelolaan permodalan yang terencana dan lazim dilakukan oleh institusi investasi profesional.

Pernyataan tersebut disampaikan secara tertulis pada Kamis (11/6/2026).

>>> Bumi Resources Kurangi Ketergantungan Batu Bara Lewat Diversifikasi Mineral

"Setiap inisiatif pembiayaan tunduk pada proses tata kelola, persetujuan regulasi yang berlaku, serta kondisi pasar yang berlaku," kata Tim Komunikasi Danantara Indonesia.