Bank Indonesia memproyeksikan Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2026 mencapai 225,0 atau mengalami kontraksi sebesar 3,2 persen secara tahunan.

Penurunan ini melanjutkan kontraksi pada April 2026 yang sempat menyentuh 3,7 persen secara tahunan.

>>> Kanada dan AS Gelar Laga Perdana Piala Dunia 2026 pada 13 Juni

Secara bulanan, penjualan juga merosot 0,9 persen setelah sebelumnya jatuh 11,6 persen.

Investment Analyst Infovesta Utama, Ekky Topan, mengatakan situasi ini memicu normalisasi dan pergeseran perilaku belanja masyarakat.

"Secara umum, saya belum melihat sektor ritel sepenuhnya redup.

Yang terjadi lebih ke arah normalisasi konsumsi dan pergeseran perilaku belanja," kata Ekky kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).

Ekky menambahkan bahwa emiten dengan jaringan luas yang fokus pada kebutuhan harian, seperti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), masih memiliki peluang kinerja defensif dan stabil.

>>> 5 Kafe Hidden Gem di Tebet yang Tenang dan Nyaman

Sementara itu, emiten non-primer seperti PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT MDS Retailing Tbk (LPPF) dinilai lebih rentan.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, mengonfirmasi bahwa dampak pelemahan daya beli tidak merata pada seluruh peritel.

"Peritel barang esensial seperti AMRT dan MIDI relatif tahan berkat basis mass market dan ticket size kecil.

Peritel discretionary seperti ACES dan MDIY lebih sensitif karena bergantung pada belanja yang bisa ditunda," jelas Abida.

Kendati menghadapi tekanan jangka pendek, sektor ritel berpotensi terangkat pada paruh kedua 2026 melalui stimulus pemerintah.

>>> Trump Setujui Pengenceran Uranium Iran di Bawah Pengawasan PBB

Katalis positif meliputi percepatan distribusi bantuan pangan untuk 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat serta rencana penyaluran bantuan sosial tunai Rp5,4 juta per orang per tahun via sistem Digital Single ID berbasis AI.