Akibatnya, dunia pendidikan kehilangan sumber daya manusia berkualitas sejak hulu. Kondisi ini kontras dengan negara maju seperti Singapura, Jerman, Swiss, Luksemburg, dan Finlandia.

>>> PT Sumaco Wahana Utama Targetkan Rampungkan Administrasi Impor Tiffany Co pada 26 Juni

Di negara-negara tersebut, menjadi guru adalah profesi prestisius dengan seleksi ketat. Gaji layak menjadi fondasi untuk menuntut kinerja dan dedikasi terbaik.

Finlandia, misalnya, memberikan guru kepercayaan tinggi, otonomi profesional, dan jaminan kesejahteraan. Waktu dan energi guru digunakan untuk refleksi, kolaborasi, dan pengembangan profesional.

Laporan OECD melalui Education at a Glance menunjukkan bahwa negara yang berinvestasi pada kesejahteraan guru memiliki sistem pendidikan yang lebih stabil.

Kesejahteraan guru adalah investasi jangka panjang bagi mutu pendidikan.

Meluruskan Sejumlah Anggapan

Di tengah realitas guru bekerja sampingan, muncul anggapan bahwa mereka patut dipuji karena rajin.

Namun, ketika pekerjaan tambahan dilakukan karena penghasilan utama tidak mencukupi, hal itu menandakan kegagalan sistem.

Anggapan lain adalah kekhawatiran bahwa gaji layak akan memanjakan guru. Padahal, kesejahteraan justru menjadi dasar untuk menuntut profesionalisme yang lebih tinggi.

Negara-negara yang membayar guru secara layak memperketat seleksi dan evaluasi kinerja. Fokus penuh dalam mengajar hanya mungkin terwujud ketika kebutuhan dasar guru terpenuhi.

Pada akhirnya, persoalan guru bekerja sampingan bukan isu personal, melainkan cerminan cara negara memandang pendidikan. Selama guru dipaksa membagi energi, kualitas dan martabat pendidikan ikut dipertaruhkan.

Pendidikan bukan semata soal kurikulum atau angka akademik. Ia adalah proses manusiawi yang bergantung pada mereka yang berada di garis depan pengajaran.

>>> Pahami Status Kepemilikan Baterai Sebelum Memilih Motor Listrik Battery Swap

Masa depan pendidikan ditentukan oleh bagaimana negara memperlakukan gurunya. Jika pendidikan benar-benar diprioritaskan, langkah paling mendasar adalah memastikan guru dapat hidup layak dari profesinya.