Kondisi Cadangan Devisa Terbaru

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 tercatat US$ 144,9 miliar, turun tipis dari US$ 146,2 miliar pada akhir April 2026.

Penurunan dipengaruhi penerbitan global bond, penerimaan pajak dan jasa, serta pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi nilai tukar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, perkembangan cadangan devisa juga dipengaruhi kebijakan stabilisasi nilai tukar sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valas musiman domestik.

Jumlah cadangan devisa per Mei 2026 setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri.

Angka ini masih di atas standar kecukupan internasional minimal 3 bulan impor.

Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung cadangan devisa yang memadai dan aliran masuk modal asing.

>>> Pelemahan Rupiah Dorong Kenaikan Harga Obat, Pemerintah Batasi Maksimal 20 Persen

Hal ini sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.