PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk melalui XLSMART for BUSINESS resmi meluncurkan ESTA Ecosystem dalam ajang BRAVO 500 Summit 2026 di Jakarta pada Jumat (12/6/2026).

Platform terintegrasi ini dirancang untuk membantu perusahaan di Indonesia mempercepat transformasi digital melalui pemanfaatan jaringan 5G, kecerdasan buatan (AI), platform data, dan otomasi.

>>> Startup World Milik Sam Altman PHK Karyawan Akibat Masalah Regulasi

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap efisiensi operasional, konektivitas andal, serta pemanfaatan AI untuk pengambilan keputusan berbasis data.

Lima Pilar Solusi ESTA

Ekosistem Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA) terdiri dari lima solusi utama: ESTA Prime, ESTA eco, ESTA connect 5G, ESTA vision, dan ESTA agent.

ESTA Prime berfungsi sebagai pusat integrasi yang menggabungkan AI, data platform, visualisasi data, cloud, keamanan siber, IIoT, interconnect hub, konektivitas, dan managed services dengan pendekatan one platform, one accountability.

Fokus pengembangan tahun ini meliputi penguatan arsitektur pendukung AI, integrasi data platform, penyediaan GPU Cluster untuk machine learning, serta Experience Operation Center (XoC) untuk pemantauan real-time.

ESTA eco menawarkan solusi efisiensi energi dengan memanfaatkan sensor pintar, perangkat kontrol, dan AI untuk mengoptimalkan konsumsi energi sistem pendingin HVAC.

XLSMART mengklaim solusi tanpa investasi awal (zero capex) ini dapat mengurangi biaya energi hingga 40 persen pada sektor seperti bandara, rumah sakit, dan gedung perkantoran, sekaligus mendukung target ESG.

ESTA connect 5G mengombinasikan jaringan 5G dengan SD-WAN dan CPE untuk mendukung industri seperti smart branch, smart manufacturing, dan smart mining yang membutuhkan bandwidth besar dan latensi rendah.

Solusi ini menyasar perusahaan besar hingga UKM yang ingin bertransformasi tanpa membangun infrastruktur jaringan sendiri.