Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan sesi I, Jumat 12 Juni 2026.

Indeks ditutup menguat 157,51 poin atau 2,68% ke level 6.043,55.

>>> IAS Hospitality Gandeng Indodax Perluas Akses Airport Lounge

Sepanjang paruh pertama perdagangan, IHSG bergerak di zona hijau dalam rentang 5.952 hingga 6.057.

Volume perdagangan tercatat mencapai 21,56 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi Rp 11,84 triliun.

Frekuensi transaksi mencapai 1.364.802 kali.

Sebanyak 610 saham berhasil menguat, sementara 101 saham melemah, dan 100 saham stagnan.

Saham-saham dalam indeks LQ45 juga mencatat kenaikan sebesar 3,21%.

Sektor Barang Baku Pimpin Penguatan

Sektor barang baku menjadi motor utama penguatan dengan lonjakan 5,95%.

Hampir seluruh sektor saham ditutup di zona hijau pada sesi I.

>>> 7 Taktik Elegan Menangkis Pertanyaan Terlalu Pribadi dari Terapis

Sektor energi naik 5,32%, perindustrian 4,26%, transportasi 3,62%, dan barang konsumsi primer 2,63%.

Satu-satunya sektor yang melemah adalah kesehatan, yang terkoreksi 0,92%.

Tren positif IHSG sejalan dengan bursa Asia yang kompak menguat.

Nikkei Jepang melonjak 3,6%, Hang Seng Hong Kong naik 2,03%, Shanghai China menguat 1,56%, dan Straits Times Singapura terangkat 0,39%.

Delapan saham masuk jajaran top gainers dengan kenaikan 19% hingga 28%.

Dua emiten di antaranya menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Saham PT PP Presisi Tbk memimpin dengan kenaikan 28,75% ke Rp 103, disusul PT Bukaka Teknik Utama Tbk naik 24,84% ke Rp 1.005.

>>> Korea Selatan Menang 2-1 Atas Ceko Setelah Comeback Dramatis di Piala Dunia 2026

Di sisi lain, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) merosot tajam 14,91% ke Rp 468 dan terkena batas auto rejection bawah (ARB).