Rasa ingin tahu terhadap kehidupan orang lain memang wajar. Namun, situasi canggung kerap muncul saat lawan bicara melontarkan pertanyaan yang terlalu pribadi.

Menghadapi kondisi ini, seseorang sering terdiam atau bingung merespons. Padahal, memberikan informasi yang membuat risih tidak perlu dilakukan secara terburu-buru.

>>> Korea Selatan Menang 2-1 Atas Ceko Setelah Comeback Dramatis di Piala Dunia 2026

Berikut tujuh taktik yang disarankan para ahli untuk menangkis pertanyaan semacam itu secara elegan.

Taktik Menghadapi Pertanyaan Pribadi

1. Gunakan pernyataan yang berfokus pada diri sendiri.

Stacy Thiry, terapis dari Grow Therapy, menyarankan kalimat tegas namun tenang seperti, "Saya tidak nyaman menjawab pertanyaan itu saat ini."

2. Berprasangka baik.

Lawan bicara mungkin tidak sadar topiknya kurang pantas.

Respons seperti, "Saya percaya niatmu baik, tetapi saya tidak yakin bagaimana hal itu relevan," bisa meredam energi negatif.

3. Lempar pertanyaan balik.

Contohnya, "Pertanyaan yang menarik. Saya penasaran, mengapa kamu menanyakan hal itu?"

>>> Panduan Investasi Saham Modal Kecil untuk Pemula agar Terhindar Risiko

Metode ini mengalihkan fokus kembali ke lawan bicara.

4. Alihkan topik obrolan.

Caitlin Weese, terapis trauma, mencontohkan, "Mari kita tidak fokus pada saya, saya ingin mendengar tentangmu." Ini menunjukkan ketertarikan sambil menghindari pertanyaan tidak nyaman.

5. Manfaatkan bahasa tubuh.

Menyilangkan tangan atau mundur perlahan bisa menjadi isyarat halus bahwa batas telah dilewati, tanpa perlu berkata-kata.

6. Cairkan suasana dengan humor.

Candaan ringan dapat menolak pertanyaan tanpa memicu konfrontasi. "Humor adalah cara bagus untuk menambah keringanan pada situasi tidak nyaman," kata Thiry.

7. Bersikap tegas.

>>> Saham BUMN Jadi Sorotan: Dewan dan Pemerintah Bahas Stabilitas Pasar Modal

Angela Ficken, psikoterapis, mengingatkan untuk menyampaikan ketegasan dengan tenang. "Ekspresikan dirimu dengan tenang sambil menegaskan privasi," ujarnya.