Penulis Erwin Parengkuan resmi menerbitkan buku baru berjudul Your Brand, Your Story. Peluncuran berlangsung di Gramedia Jalma, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Buku ini mengupas signifikansi personal branding melalui metode pendekatan storytelling yang berbasis ilmu neurosains. Gagasan di dalamnya menjabarkan bahwa personal branding bukan sekadar upaya pencitraan untuk menjual diri.

>>> Kemenhub Targetkan Jaringan Rel Kereta Api Nasional Capai 10.524 Km

Proses tersebut didefinisikan sebagai langkah mengenali identitas, memahami nilai-nilai diri, serta membangun reputasi yang adaptif mengikuti perkembangan zaman.

Kesadaran individu terhadap potensi serta keunikan diri di tengah lingkungan global menjadi poin krusial yang ditekankan oleh sang penulis.

Melalui buku ini, pembaca diarahkan untuk memiliki pemahaman mendalam mengenai kompetensi personal mereka.

"Bukunya menghadirkan berbagai kerangka berpikir, langkah aplikatif untuk membantu pembaca mengenali tujuan hidup, membangun reputasi, dan jadi top of mind di bidang yang ditekuni," kata Erwin Parengkuan.

Selain kerangka berpikir, narasi dalam buku tersebut juga mengulas teknik mengenali jalan hidup individu. Cerita hidup kemudian diposisikan sebagai bagian penting dari pembentukan identitas emosional seseorang.

>>> Pramono Anung Dorong Pengunjung Jakarta Fair 2026 Naik Transportasi Umum

"Hal terpenting lainnya, bagaimana seseorang dapat tampil autentik tanpa kehilangan relevansi di tengah perubahan dunia profesional dan sosial yang berlangsung semakin cepat," ujar Erwin.

Peluncuran karya literatur ini juga diramaikan dengan sesi diskusi serta tanya jawab interaktif antara pembicara dan para peserta.

Antusiasme audiens terlihat tinggi sepanjang dialog karena tema yang diangkat relevan dengan kebutuhan pengembangan diri.

Melalui agenda peluncuran ini, Penerbit Buku Kompas (PBK) selaku pihak penerbit turut menyampaikan pesan kepada masyarakat luas.

>>> Samsung Siap Rilis Tiga Ponsel Lipat Baru di Indonesia Setelah Lolos TKDN

PBK mengajak publik untuk memandang personal branding sebagai perjalanan memahami esensi diri demi menciptakan dampak positif yang lebih luas.