Samsung memperkuat sinyal kehadiran jajaran ponsel lipat generasi terbarunya di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Tiga perangkat premium asal Korea Selatan tersebut terpantau telah resmi mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

>>> Pemerintah Salurkan BLT Kesra Mulai Juni 2026 untuk Jaga Daya Beli

Pencatatan di situs resmi TKDN menunjukkan tiga nomor model anyar Samsung berhasil lolos dengan nilai kandungan lokal mencapai kisaran 36,1 persen.

Sertifikasi ini menjadi regulasi wajib yang harus dipenuhi sebelum gawai dapat diperjualbelikan secara resmi di Tanah Air.

Tiga Model Ponsel Lipat Samsung

Berdasarkan informasi teknis yang beredar, kode nomor model SM-F776B merujuk pada Galaxy Z Flip 8.

Sementara itu, kode SM-F971B diyakini sebagai Galaxy Z Fold 8 Wide, dan lini tertingginya dengan kode SM-F976B diproyeksikan sebagai Galaxy Z Fold 8 Ultra.

Varian Galaxy Z Fold 8 Wide hadir sebagai opsi baru yang mengunggulkan sensasi layar lebih lapang agar menyerupai fungsi tablet saat dibuka.

Panel utama gawai ini dikabarkan menggunakan Dynamic AMOLED berukuran 7,6 inci dengan refresh rate 120Hz dan aspek rasio yang cenderung kotak.

Dimensi fisik perangkat ini dirancang sangat ramping dengan ketebalan hanya 4,3 mm saat dibentangkan, serta bobot seberat 201 gram.

Sektor dapur pacu ponsel ini diperkirakan bakal ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang disokong baterai 4.800 mAh berteknologi pengisian cepat 45W.

Spesifikasi Premium Galaxy Z Fold 8 Ultra

Galaxy Z Fold 8 Ultra disiapkan menjadi kasta tertinggi dalam ekosistem ponsel lipat Samsung tahun ini.

Layar utama perangkat ini menggunakan panel Dynamic LTPO AMOLED 2X berukuran 8 inci dengan refresh rate adaptif 120Hz serta diklaim memiliki guratan lipatan yang jauh lebih samar.