Persis Solo Tunjuk Rochmat Setiawan sebagai Kepala Departemen Analisis
Persis Solo resmi memperkenalkan sosok baru di jajaran staf teknis. Klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu menunjuk Rochmat Setiawan sebagai Kepala Departemen Analisis.
Kehadiran Rochmat menjadi bagian dari langkah Persis dalam memperkuat struktur teknis modern. Ia diharapkan mampu menghadirkan pendekatan berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan di berbagai level tim.
>>> 3 Pemain Timnas U-19 Indonesia yang Tampil Mengesankan Lawan Australia
Sebelum bergabung dengan Persis, Rochmat menghabiskan tiga tahun di Persebaya Surabaya dengan jabatan yang sama. Ia juga memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia U-19 dan U-23.
Peran Luas Departemen Analisis
Rochmat menjelaskan bahwa departemen analisis akan memiliki peran luas di dalam struktur Persis.
Tidak hanya untuk tim senior, tetapi juga menyentuh aspek scouting, manajemen, dan pembinaan talenta muda di akademi.
"Kerja kami pada dasarnya menopang dari banyak bidang, banyak posisi di klub.
Kami mencoba untuk menyuplai data, menyuplai servis ke banyak posisi di klub dengan harapan setiap keputusan yang akan diambil di klub akan lebih berkualitas," kata Rochmat.
Ia menambahkan bahwa integrasi data antara akademi dan tim senior menjadi salah satu fokus utama.
Hal ini penting agar terjadi kesinambungan dalam pengembangan pemain dari usia muda hingga level utama.
>>> Juventus dan Manchester United Buru Bek Bayern Munich Kim Min-jae
"Kami akan menopang dari sisi scouting dan di sisi manajemen. Biasanya yang terakhir kami juga bergerak di akademi.
Jadi rencananya nanti akan kami satukan data di akademi dan senior sehingga terjadi sinkronisasi data yang baik," lanjutnya.
Selain data statistik, pendekatan visual juga akan digunakan untuk memperkuat proses evaluasi. Video analisis menjadi instrumen penting dalam menilai kualitas dan karakter pemain secara lebih detail.
"Dari data statistik kami akan mendalami karakter dari pemain tersebut. Kami akan mulai memakai data video, kami lihat bagaimana permainannya, bagaimana kualitasnya.
Sehingga kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik lagi tentang pemain yang dibutuhkan," jelas Rochmat.
Rochmat menekankan bahwa banyak faktor yang berperan untuk membuat sebuah tim bisa mencapai kemenangan.
"Selain data tentu saja dari manajemen, pemain, pelatih, mungkin juga dari suporter dan ekosistem klub itu sendiri.
>>> Toprak Razgatlioglu Evaluasi Masalah Akselerasi Motor Yamaha
Dari banyak hal itu yang akan berperan atas sebuah tim bisa berkembang," pungkasnya.
Update Terbaru
Diet Ekstrem Campur Teh dengan Obat Pencahar, Puluhan Anak Muda Dirawat
Senin / 27-07-2026, 17:28 WIB
Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider di MCU, Film Solo Rilis 2028
Senin / 27-07-2026, 17:28 WIB
Toy Story 5 Kumpulkan Rp18,3 Triliun, Jadi Film Terlaris 2026
Senin / 27-07-2026, 17:28 WIB
Apple Siapkan Smart Glasses untuk WWDC 2027, Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 Diuji
Senin / 27-07-2026, 17:28 WIB
Google Teken Kode Etik AI Uni Eropa untuk Transparansi Konten Buatan AI
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
Suhu AC Inverter Ideal Malam Hari: 24-26°C untuk Hemat Listrik
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
6 Alasan Wajah Kusam Setelah Pakai Bedak dan Cara Pilih Shade yang Tepat
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
Mobil Listrik China Pangkas Impor Minyak, Cegah Krisis Akibat Konflik Teluk
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
Cek Penerima PKH dan BPNT Juli 2026: Link Resmi dan Cara Online
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
Cek PKH Tahap 3 2026 Tanpa Aplikasi: Panduan Lengkap via NIK KTP
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
Megawati Ingatkan Anak Muda Jangan Melongo, Harus Punya Harga Diri
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
PDIP Jateng Santai Hadapi Rencana Kaesang Maju DPR RI di Dapil Puan
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
Denny Indrayana Ungkap Alasan Lingkaran Prabowo Tak Berani Bicara Fakta
Senin / 27-07-2026, 17:07 WIB
Enam Polisi Tangsel Diciduk Bareskrim, Terlibat Narkoba dan Pemerasan
Senin / 27-07-2026, 17:07 WIB







