Menanggapi temuan ini, ahli gizi asal Ohio, Morgan Beemiller, menyatakan tidak terkejut dengan hasil tersebut.

"Alkohol diketahui memengaruhi berbagai sistem biologis dan perilaku yang berhubungan dengan keinginan makan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa alkohol dapat mengacaukan sinyal pengatur nafsu makan di otak dan mengubah persepsi indra pengecap.

Untuk menekan keinginan mengonsumsi makanan ultra-proses yang kurang sehat, Morgan Beemiller merekomendasikan mengisi perut dengan makanan padat terlebih dahulu sebelum minum alkohol.

"Sertakan protein, karbohidrat kaya serat, dan lemak sehat. Kombinasi ini membantu memperlambat penyerapan alkohol sekaligus mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tak sehat selanjutnya," jelasnya.

Langkah preventif lain yang disarankan adalah menyediakan stok camilan sehat seperti kacang-kacangan, buah segar, keju, sayuran, hummus, hingga telur rebus.

>>> Australia Tantang Thailand di Final ASEAN U-19 Championship 2026

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hidrasi dengan menyelingi konsumsi alkohol dengan air putih.