Sony Pictures tengah mempersiapkan kelanjutan waralaba film komedi aksi Jump Street. Proyek sinema ketiga dari seri tersebut dilaporkan akan mengusung judul resmi 24 Jump Street.

Dikutip dari Variety, duet aktor utama Jonah Hill yang memerankan Schmidt dan Channing Tatum sebagai Jenko kini dalam fase negosiasi kontrak untuk kembali berpasangan.

>>> Australia Tantang Thailand di Final ASEAN U-19 Championship 2026

Langkah serupa juga dilakukan pihak studio untuk menggaet kembali Ice Cube sebagai Captain Dickson.

Keputusan Sony melompati angka 23 dan langsung memilih judul 24 Jump Street diambil sebagai kelanjutan lelucon dari bagian akhir film 22 Jump Street yang rilis pada 2014.

Pada cuplikan kredit akhir film kedua, penonton disajikan lelucon berulang mengenai misi penyamaran fiktif Schmidt dan Jenko di berbagai tempat.

Sony Pictures sebelumnya sempat menghabiskan waktu lebih dari satu dekade untuk mengembangkan proyek film 23 Jump Street.

Rencana ambisius tersebut bahkan dirancang untuk menyilangkan cerita dengan waralaba Men in Black, namun akhirnya dibatalkan.

Kursi sutradara untuk sekuel terbaru ini akan ditempati oleh Rodney Rothman yang sebelumnya sukses mengarahkan Spider-Man: Into the Spider-Verse.

>>> Pemerintah Menata Ulang Program Makan Bergizi Gratis untuk Cegah Pemborosan

Rothman juga bertindak sebagai penulis skenario bersama Jonah Hill dan Meghan Malloy.

Phil Lord dan Chris Miller yang menyutradarai dua film terdahulu dipastikan tetap terlibat sebagai produser bersama Neal H. Moritz.

Jonah Hill dan Channing Tatum juga turut merangkap posisi sebagai produser di bawah perusahaan produksi masing-masing.

Waralaba komedi aksi ini memiliki rekam jejak finansial yang kuat bagi Sony Pictures.

Film pertama 21 Jump Street pada 2012 berhasil mengumpulkan pendapatan global lebih dari 200 juta USD, disusul 22 Jump Street yang meraup 331 juta USD.

>>> Bill Gates Bersaksi di Kongres AS soal Hubungan dengan Jeffrey Epstein

Pengajuan penawaran resmi kepada Channing Tatum telah dilakukan oleh pihak studio. Proses diskusi mengenai kontrak kerja secara mendalam dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.