Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jawa. Ia memastikan proses pemulihan sedang dipercepat bersama PT PLN (Persero).

“Kemarin memang ada, belum maksimal. Ini kita lakukan percepatan untuk pemulihan,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

>>> UMM Bangun Pabrik Infus di Lahan 14 Hektare di Malang, Target Beroperasi 2027

Penanganan dilakukan secara intensif untuk menyelesaikan persoalan secepat mungkin. Bahlil juga menjadwalkan pertemuan khusus dengan manajemen PLN guna mengawal perkembangan di lapangan.

“Saya sampai hari ini malam ini juga rapat sama PLN untuk membahas masalah ini,” ujarnya.

Penyebab Bukan karena Kelangkaan Batu Bara

Bahlil membantah rumor yang menyebut pemadaman dipicu menipisnya stok bahan bakar fosil untuk pembangkit. Menurutnya, kejadian ini murni akibat kendala pada sistem operasional.

>>> Dean Huijsen Jaga Kondisi Fisik di Bali United Training Center

“Masalah batu bara langka nggak benar, karena penugasan kita sudah 170 juta ton.

Hanya saja ada beberapa trouble di beberapa mesin seperti yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan dalam waktu dekat,” tegas Bahlil.

Kementerian ESDM mendampingi PLN dalam memperbaiki kerusakan pada armada pembangkit yang bermasalah. Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas pasokan listrik ke depan agar kejadian serupa tidak terulang.

>>> Pemerintah Salurkan Dana PIP 2026 untuk Siswa Kurang Mampu

“Kita upayakan biar nggak ada lagi pemadaman,” tutur Bahlil.