Asperindo Buka Peluang Kenaikan Tarif Pengiriman Imbas Lonjakan Pertamax
Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) membuka opsi penyesuaian tarif jasa pengiriman barang setelah harga Pertamax melonjak menjadi Rp16.250 per liter pada Kamis (11/6/2026).
Kenaikan harga bahan bakar tersebut berdampak langsung pada biaya operasional sektor jasa kurir. Penyesuaian tarif menjadi pilihan logis jika efisiensi internal tidak lagi mampu meredam beban operasional.
>>> Tujuh Emiten BEI Sepakati Pembagian Dividen Tunai Miliaran Rupiah
Efisiensi Internal Jadi Prioritas
Ketua Umum Asperindo Budiyanto Darmastono menegaskan bahwa menaikkan tarif bukanlah langkah utama yang ingin diambil oleh para pelaku industri.
Perusahaan pengiriman berkomitmen untuk terlebih dahulu memprioritaskan efisiensi internal demi meminimalkan dampak terhadap daya beli masyarakat.
"Apabila kenaikan biaya operasional berlangsung dalam jangka panjang dan mencapai tingkat yang tidak lagi dapat ditanggung melalui efisiensi internal, maka penyesuaian tarif layanan menjadi hal yang sulit dihindari agar keberlanjutan usaha tetap terjaga," ujar Budiyanto.
Asperindo mendorong perusahaan anggota untuk mengoptimalkan kapasitas muatan armada serta menggunakan teknologi pemetaan rute guna menekan biaya pengiriman.
>>> Memetik Hikmah Hijrah untuk Kebangkitan Umat Islam
Digitalisasi proses bisnis diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanpa menurunkan kualitas layanan.
"Melakukan pengendalian biaya operasional secara menyeluruh tanpa mengurangi kualitas layanan dan memperkuat digitalisasi proses bisnis untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja," kata Budiyanto.
Selain efisiensi internal, peninjauan ulang terhadap jaringan distribusi dan pola operasional terus dilakukan agar pergerakan armada menjadi lebih efektif.
>>> Nike Gencarkan Strategi Global Demi Rebut Kembali Pasar Sepak Bola
Asperindo meminta pemerintah memperhatikan efek domino dari kebijakan harga energi ini terhadap industri logistik nasional. "Industri logistik merupakan tulang punggung distribusi barang dan penggerak aktivitas ekonomi," tandas Budiyanto.
Update Terbaru
Big Brother 28 Minggu Ketiga: Kamu Kirk Juara HOH Usai Rome Tersingkir
Senin / 27-07-2026, 07:49 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos PKH dan BPNT Juli 2026, Panduan Lengkap Lewat Aplikasi dan Website
Senin / 27-07-2026, 07:42 WIB
Cek Desil Bansos Kemensos Online via HP, Begini Langkah Mudahnya
Senin / 27-07-2026, 07:42 WIB
Pirates Tunjuk Jose Urquidy untuk Dilespas, Panggil Catcher Shawn Ross
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Big Brother 28 Hadirkan Mekanisme Time Capsule dengan Hadiah dan Hukuman Unik
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Xiaomi 15 Ultra hingga Redmi Note 15: Deretan HP Terbaru 2026 dengan Spesifikasi Gahar
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Redmi 2026: Deretan HP Baru dari Seri A hingga K70 Ultra, Ini Spesifikasinya
Senin / 27-07-2026, 07:35 WIB
Sydney Sweeney dan Scooter Braun Lompat Bungee Bersama di Tebing Selandia Baru
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Usher Hentikan Momen Panggung dengan Penggemar di Nashville, Wanita Itu Angkat Bicara
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Shin Tae-yong Ungkap Minimnya Persiapan Jadi Biang Kekalahan Persija dari Persebaya
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Pressing Tinggi Jadi Kunci Persebaya Kalahkan Persija di Piala Presiden
Senin / 27-07-2026, 07:28 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Bergaya Paspor, Kenapa Harus Marah?
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Paramount Skydance Setuju Tunda Merger dengan Warner Bros hingga Sidang Antimonopoli Rampung
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB
Bukan Red Flag, 4 Zodiak Ini Justru Pasangan Paling Tulus dan Setia
Senin / 27-07-2026, 07:21 WIB







