PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) mencatat laba komprehensif sebesar Rp2,7 miliar sepanjang tahun 2025.

Capaian ini diraih di tengah tekanan penurunan total penjualan akibat melemahnya daya beli masyarakat.

>>> Pemerintah Diminta Segera Salurkan Bansos Tunai Jaga Daya Beli Masyarakat

Berdasarkan laporan keuangan, total penjualan HBAT pada 2025 mencapai Rp24,53 miliar. Angka tersebut setara dengan 33,6 persen dari target tahunan sebesar Rp73,02 miliar.

Dari sisi neraca, aset perseroan naik menjadi Rp84,6 miliar dari Rp82,1 miliar pada tahun sebelumnya.

Liabilitas turun menjadi Rp3,3 miliar, sementara ekuitas meningkat ke Rp81,2 miliar.

Faktor Eksternal dan Strategi Efisiensi

Direktur Keuangan HBAT, Andrie Rianto, menjelaskan bahwa penurunan penjualan dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang lemah, suku bunga kredit yang masih tinggi, dan kecenderungan konsumen menunda pembelian.

>>> PT Bundamedik Tbk Targetkan Kapasitas 1.000 Tempat Tidur pada 2028

Fluktuasi harga bahan baku bangunan di pasar domestik juga menjadi tantangan. Meski demikian, HBAT menerapkan pengelolaan biaya yang prudent sehingga tetap mampu mencatatkan laba.

Manajemen menyiapkan strategi taktis, termasuk mempercepat penyelesaian unit hunian yang masuk tahap akhir konstruksi tanpa mengurangi kualitas.

Optimisme pada Segmen Rumah Tapak

Direktur Utama HBAT, Ronny, mengungkapkan potensi besar pada segmen perumahan horizontal. Menurutnya, rumah tapak menawarkan nilai tambah seperti konsep ramah lingkungan dan fleksibilitas aktivitas.

Optimisme ini didukung oleh stimulus pemerintah berupa insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sektor properti. Manajemen menilai fasilitas ini dapat meningkatkan minat beli konsumen.

>>> Nonton Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan (2026) Dibintangi Ratu Sofia di Bioskop Bukan LK21: Sajikan Teror Hotel Tua yang Membuka Rahasia Masa Lalu

Sepanjang 2025, HBAT telah merealisasikan seluruh dana hasil IPO. Dana tersebut digunakan untuk memperkuat modal kerja, pembelian lahan baru, dan pembangunan fasilitas penunjang.