Otoritas keamanan Amerika Serikat menerapkan pemeriksaan berlebihan terhadap Timnas Uzbekistan saat mendarat di New York menjelang Piala Dunia 2026.

Para pemain dan staf diperlakukan secara tidak menyenangkan, seperti pelaku kriminal. Kejadian ini memicu kritik tajam.

>>> Wasit Omar Artan Dilarang Masuk AS, Gagal Pimpin Piala Dunia 2026

Legenda Timnas Italia sekaligus pelatih Timnas Uzbekistan, Fabio Cannavaro, melayangkan kritik keras. Ia menyebut pemeriksaan itu hanya ditujukan kepada mereka.

Prosedur keamanan di bandara terekam dalam sejumlah video yang kemudian viral. Video tersebut memicu respons luas di media sosial.

Skuat Uzbekistan dipaksa melewati rangkaian pemeriksaan intensif, mulai dari detektor logam hingga pelacakan menggunakan anjing pemburu narkoba.

"Mereka mengatakan kepada saya bahwa itu adalah aturan, tetapi pada akhirnya pemeriksaan itu hanya ditujukan kepada kami," kata Cannavaro.

>>> Ketajaman Cristiano Ronaldo Dipertanyakan Usai Laga Portugal vs Nigeria

Insiden ini menambah daftar panjang perlakuan buruk terhadap delegasi tim nasional, wasit, dan suporter menjelang kompetisi sepak bola dunia.

Sebelumnya, wasit asal Somalia, Omar Artan, ditahan di sel imigrasi selama 11 jam. Meski memiliki visa dan paspor diplomatik, ia dideportasi ke Istanbul sehingga batal bertugas.

Penyerang Timnas Irak, Aymen Hussein, juga sempat tertahan tujuh jam untuk interogasi tambahan di Chicago.

>>> FIFA Paksa Timnas Haiti Ubah Desain Jersey Piala Dunia 2026

Ia akhirnya diizinkan masuk, namun fotografer Timnas Irak, Talal Salah, dideportasi setelah interogasi 10 jam.