FIFA Paksa Timnas Haiti Ubah Desain Jersey Piala Dunia 2026
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mewajibkan Timnas Haiti untuk mengganti desain jersey terbaru mereka menjelang laga perdana Grup C Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diambil karena FIFA menilai seragam yang sudah dirilis oleh Federasi Sepak Bola Haiti (FHF) bermuatan politis sejarah.
>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF 2026
Akibatnya, Timnas Haiti terpaksa membuat jersey dengan model baru secara dadakan menjelang pertandingan pertama melawan Skotlandia pada Minggu (14-6-2026) pagi WIB.
Desain Asli dan Regulasi FIFA
Desain asli yang dilarang menampilkan gambar sejarah revolusi rakyat Haiti, yang mengisahkan perjuangan para budak dan mantan budak dalam mengalahkan tentara Napoleon untuk meraih kebebasan dari Prancis.
Regulasi ketat mengenai atribut pertandingan ini mendapat sorotan dari media Brobible. Mereka menyebutkan bahwa FIFA maupun SAETA tidak memberikan penjelasan atas penolakan tersebut.
>>> Bruno Fernandes Pecahkan Rekor Assist Berkat Duet dengan Mainoo
Brobible menjabarkan aturan perlengkapan pemain yang menjadi landasan keputusan FIFA. Regulasi FIFA mengatur bahwa simbol atau referensi sejarah dapat dilarang jika ditafsirkan sebagai politis.
Produsen pakaian olahraga SAETA sebelumnya menyatakan bahwa motif sejarah itu murni sebagai bentuk penghormatan atas ketahanan serta semangat masyarakat setempat.
SAETA mengembangkan beberapa konsep selama berbulan-bulan dan mengajukannya melalui proses persetujuan standar FIFA. Desain akhir dimaksudkan sebagai penghormatan, bukan pernyataan politik.
>>> Kasus Everton Berpotensi Picu Gelombang Tuntutan Hukum Terhadap Manchester City
Meski memiliki perbedaan pandangan, SAETA memilih untuk mematuhi keputusan akhir dan melakukan modifikasi rancangan. FIFA meminta modifikasi pada desain karena elemen visual tertentu dapat diinterpretasikan secara berbeda.
Update Terbaru
Bank Sentral Asia Perketat Pengawasan Valas Hadapi Tekanan Global
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
IHSG 9 Juni 2026 Ditutup Melemah ke Level 5.896
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
Pemadaman Listrik Ganggu Produksi Konveksi Kecil di Pulau Jawa
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
Pemerintah Kirim 200 Pemuda Desa ke Jepang untuk Belajar dan Tingkatkan Keterampilan
Kamis / 11-06-2026, 17:52 WIB
Poco F8 Siap Guncang Pasar Ponsel Gaming Indonesia
Kamis / 11-06-2026, 17:51 WIB
Kalla Group Siapkan Investasi Rp70 Triliun untuk Energi Nasional
Kamis / 11-06-2026, 17:51 WIB
Jusuf Kalla dan Prabowo Bahas Ketahanan Energi untuk Target Ekonomi 8 Persen
Kamis / 11-06-2026, 17:51 WIB
Trump Bahas Opsi Nuklir untuk Iran, Laporan Hersh
Kamis / 11-06-2026, 17:49 WIB
XLSmart Luncurkan Esta Ecosystem untuk Perkuat Pasar Korporasi
Kamis / 11-06-2026, 17:49 WIB
Toyota Luncurkan Camry Bermesin Ganda 700 Tenaga Kuda di Jepang
Kamis / 11-06-2026, 17:49 WIB
JD Vance Bangun Kandang Ayam Bergaya Victoria di Istana Wapres AS
Kamis / 11-06-2026, 17:48 WIB
BTN Waspadai Dampak Kenaikan BI Rate Terhadap Kualitas KPR
Kamis / 11-06-2026, 17:48 WIB
Timnas U-19 Indonesia Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF 2026
Kamis / 11-06-2026, 17:48 WIB
Amerika Serikat Tolak Visa Delegasi Iran Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 17:48 WIB






