Kementerian ESDM Bantah Pemadaman Listrik Akibat Krisis Batu Bara
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) angkat bicara terkait pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat hingga DKI Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa penyebab utama pemadaman adalah gangguan teknis pada sistem interkoneksi, bukan karena menipisnya stok batu bara.
>>> Kemenkop Akan Evaluasi Bisnis Koperasi Desa Merah Putih pada Agustus 2026
"Tidak ada pasokan batu bara menipis. Memang ada beberapa gangguan teknis.
Kami sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak terulang," ujar Dwi Anggia.
Pemadaman bergilir dilaporkan berlangsung selama satu hingga lima jam per hari di beberapa daerah seperti Bandung, Jakarta, dan Cileungsi.
IESR Desak Transparansi dan Investigasi
Institute for Essential Services Reform (IESR) menuntut transparansi informasi mengenai keandalan sistem kelistrikan.
Lembaga ini menilai pemadaman pada 9–10 Juni 2026 telah menimbulkan kerugian finansial signifikan bagi masyarakat.
>>> Triumph Luncurkan Scrambler 400 XC dan Tiger 900 Alpine Edition di Indonesia
CEO IESR, Fabby Tumiwa, menyebut sejumlah faktor penyebab pemadaman, antara lain minimnya cadangan daya, gangguan pasokan bahan bakar, jadwal perawatan pembangkit yang tidak sinkron, hingga gangguan transmisi.
IESR juga mengindikasikan adanya keterlambatan pengiriman batu bara ke PLTU akibat penundaan pengesahan RKAB oleh Menteri ESDM.
Selain itu, gangguan operasional di PLTGU Jawa 1 dinilai ikut menurunkan kapasitas pasokan listrik nasional.
"Terlambatnya pembangunan pembangkit energi terbarukan di RUPTL, pembatasan PLTS Atap sejak 2021 lalu berkontribusi pada meningkatnya risiko ini," kata Fabby Tumiwa.
Sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali) seharusnya memiliki cadangan daya sebesar 30 persen.
>>> Leo/Daniel Kandas di Babak 16 Besar Australian Open 2026
IESR mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk meminta klarifikasi langsung dari Kementerian ESDM guna menjaga ketahanan energi nasional.
Update Terbaru
Trailer Baru Ghost in the Shell Ungkap Lagu Penutup oleh MILLENNIUM PARADE
Kamis / 11-06-2026, 18:45 WIB
Cara Update iOS 27 Beta di iPhone dengan Mudah dan Aman
Kamis / 11-06-2026, 18:44 WIB
Korlantas Polri Siapkan SIM Digital untuk Pantau Pelanggaran Lalu Lintas
Kamis / 11-06-2026, 18:44 WIB
DPR Naikkan Batas Bawah Target Penerimaan Negara KEM PPKF 2027
Kamis / 11-06-2026, 18:44 WIB
Polri Sita Pabrik Pengolahan Emas Ilegal Senilai Rp 25,9 Triliun
Kamis / 11-06-2026, 18:44 WIB
Bank Mandiri Jadi Bank Pertama di Indonesia Terhubung Langsung dengan CIPS China
Kamis / 11-06-2026, 18:44 WIB
Maybank Indonesia Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun untuk Ekspansi Kredit
Kamis / 11-06-2026, 18:41 WIB
Carlo Ancelotti Kokohkan Ruang Ganti Timnas Brasil Jelang Piala Dunia
Kamis / 11-06-2026, 18:41 WIB
Korlantas Polri Siapkan SIM Digital Terintegrasi Database Nasional
Kamis / 11-06-2026, 18:41 WIB
Scary Movie 6 Puncaki Box Office Global, Parodi John Wick Jadi Daya Tarik
Kamis / 11-06-2026, 18:40 WIB
Bekerja di Luar Jurusan Kuliah Bukan Berarti Gagal Karier
Kamis / 11-06-2026, 18:40 WIB
Summarecon Agung Targetkan Marketing Sales Rp 5,2 Triliun pada 2026
Kamis / 11-06-2026, 18:40 WIB
Skema Bansos Bakal Dirombak Jadi Tunai Menggunakan Kecerdasan Buatan
Kamis / 11-06-2026, 18:40 WIB
BYD Denza Z Coupe Meluncur dengan Tenaga Hampir 1.600 HP
Kamis / 11-06-2026, 18:37 WIB






