Pemerintah Tata Ulang SPPG Makan Gratis Akibat Anggaran Membengkak Rp 1 Triliun per Bulan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi melakukan penataan ulang terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil akibat pembengkakan anggaran belanja negara yang mencapai Rp 1 triliun setiap bulan.
>>> PLTGU Jawa Satu Kembali Operasikan Dua Unit Usai Pemeliharaan
Dilansir dari Detik Finance, lonjakan anggaran tersebut dipicu oleh jumlah SPPG yang melampaui target pemerintah. Praktik jual-beli titik lokasi pelayanan turut memperparah kondisi.
Kondisi operasional yang tidak efisien berdampak langsung pada pengeluaran kas negara, terutama untuk menyalurkan dana insentif senilai Rp 6 juta bagi tiap unit dapur.
Penataan Menyeluruh Segera Dilakukan
Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa penertiban total terhadap manajemen klaster masalah program ini akan segera diselesaikan.
"Jadi memang kita menyepakati bersama-sama bahwa kita butuh penataan menyeluruh dari program MBG ini. Kalau bicaranya waktu, tentu secepat-cepatnya," ujar Prasetyo Hadi.
Evaluasi menyeluruh membuka kemungkinan penutupan sejumlah unit dapur yang dinilai melebihi kapasitas kebutuhan riil di lapangan.
>>> Investor Asing Lepas Saham BBRI dan DSSA Rp 447,8 Miliar
"Ya pasti salah satunya arahnya ke sana (tutup SPPG yang berlebih). Tapi kan kita belum bisa hari ini mengatakan ditutup atau tidak.
Namanya sedang ditata," jelasnya.
Kebijakan penutupan tetap didasarkan pada standardisasi prosedur operasional baku dan pemeriksaan kondisi nyata di setiap wilayah, bukan hanya data kuantitatif.
Pemerintah berupaya meminimalkan penutupan total agar distribusi makanan bergizi kepada masyarakat penerima manfaat tidak terganggu.
"Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai. Yang sudah berjalan tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan.
>>> BSI Perkuat Dana Murah Lewat Layanan Payroll Karyawan
Catatan perbaikan terus dilakukan," tegas Prasetyo Hadi.
Update Terbaru
Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz Usai Tabrak Ranjau Laut
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Ayu Ting Ting Sukses Goyang Penonton dengan Alamat Palsu
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
GROTESQQQUE Jadi 'Makanan Penutup' Sutradara Berkat Kebebasan Kreatif dari CloverWorks
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Capcom Sebut Remake Resident Evil Sama Pentingnya dengan Game Utama
Minggu / 26-07-2026, 22:00 WIB
Pratu Galuh Gugur dalam Operasi Pengejaran Bandar Narkoba di Bireuen
Minggu / 26-07-2026, 21:59 WIB
Perbandingan One Piece dan Naruto: 16 Alasan Penggemar Tak Sepakat
Minggu / 26-07-2026, 21:57 WIB
Miyamoto: Gamer Kini Pilih Pengalaman Unik, Bukan Sekadar Spesifikasi Konsol
Minggu / 26-07-2026, 21:56 WIB
Kreator Dragon Striker Ungkap Sihir Ada di Luar Lapangan, Siap Jelaskan Misteri Masa Depan
Minggu / 26-07-2026, 21:56 WIB
The East Palace Raih 4,9 Juta Tayangan dalam Dua Hari Pertama di Netflix
Minggu / 26-07-2026, 21:56 WIB
Pelatih Port FC Soroti Gagal Penalti Meski Timnya Kalahkan PSMS
Minggu / 26-07-2026, 21:49 WIB
Galaxy A57 dan A27 Mulai Terima Patch Keamanan Juli 2026
Minggu / 26-07-2026, 21:49 WIB
Flavor Shake-Up Wingstop: Paket 3-in-1 Praktis dengan Rasa dari Gurih hingga Pedas
Minggu / 26-07-2026, 21:42 WIB
Ugreen Rilis Pelacak Dompet FineTrack Slim Duo 2 dengan Dukungan Apple dan Android
Minggu / 26-07-2026, 21:42 WIB
Punggung Herdman Dipijat Staf Jelang Lawan Kamboja
Minggu / 26-07-2026, 21:35 WIB







