Investor asing melakukan aksi jual bersih atau net sell di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I, Kamis (11/6/2026).

Nilai penjualan bersih tersebut mencapai Rp 447,8 miliar.

>>> BSI Perkuat Dana Murah Lewat Layanan Payroll Karyawan

Dua emiten besar menjadi sasaran utama pelepasan saham oleh investor global. Keduanya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Net Sell BBRI Capai Rp 161,4 Miliar

Berdasarkan data BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas, akumulasi jual bersih saham BBRI pada sesi pertama mencapai Rp 161,4 miliar.

Jumlah saham yang dilepas ke pasar reguler tercatat sebanyak 56,3 juta saham.

Tekanan jual ini beriringan dengan penurunan harga saham BBRI sebesar 3,47% ke level Rp 2.780.

Dalam sebulan terakhir, saham BBRI telah turun 14,7%, dan secara year to date (ytd) merosot 24%.

Volume perdagangan BBRI sangat tinggi, mencapai 321,8 juta saham dengan frekuensi 55,9 ribu kali. Nilai transaksi total menyentuh Rp 922,8 miliar.

>>> OnePlus N6 Siap Meluncur di India, Intip Bocoran Desainnya

Aksi jual ini merupakan kelanjutan dari perdagangan Rabu (10/6/2026), di mana investor asing juga mencatatkan net sell BBRI sebesar Rp 571,3 miliar.

DSSA Tertekan, Net Sell Rp 148,8 Miliar

Saham DSSA juga mencatatkan pelepasan bersih signifikan oleh investor asing.

Nilai net sell di pasar reguler mencapai Rp 148,8 miliar pada penutupan sesi I, dengan volume 202 juta saham.

Harga saham emiten Grup Sinar Mas ini anjlok 10,76% ke level Rp 705.

Dalam satu bulan, saham DSSA melemah 46%, dan secara year to date turun 82,5%.

Data IDX menunjukkan volume transaksi DSSA mencapai 764 juta saham dengan frekuensi 61 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 563,3 miliar.

>>> Saham PANI Anjlok, Manajemen Fokus Perkuat Fundamental Bisnis

Gelombang pelepasan ini melanjutkan tren sehari sebelumnya, di mana investor asing melakukan net sell DSSA senilai Rp 42,6 miliar pada Rabu (10/6/2026).