Seorang pakar matematika asal Jerman, Joachim Klement, membuat prediksi mengejutkan terkait juara Piala Dunia 2026.

Melalui model perhitungan matematis dan statistik yang ketat, ia meramalkan Tim Nasional Belanda akan keluar sebagai kampiun.

>>> Mike Brown Sebut Tip-In OG Anunoby Tembakan Paling Ikonik dalam Sejarah Knicks

Prediksi ini langsung menarik perhatian internasional. Klement dikenal memiliki rekam jejak akurat dalam menebak pemenang tiga edisi Piala Dunia sebelumnya secara beruntun.

Klement sukses memprediksi Jerman sebagai juara pada 2014, Prancis pada 2018, dan Argentina pada 2022.

Kepada media Der Spiegel, ia mengaku terkejut saat rumusnya terbukti tepat untuk pertama kali pada 2014.

"Pertama kali saya justru merasa ngeri ketika Jerman menjadi juara dunia di Brasil, terlebih karena semua pakar sepak bola saat itu menegaskan bahwa belum pernah ada tim Eropa yang mampu memenangkan Piala Dunia di Amerika Selatan," kata Klement.

Model Prediksi Berbasis Data Sosio-Ekonomi

Model prediksi Klement tidak didasarkan pada intuisi sepak bola, melainkan kombinasi variabel data sosio-ekonomi dan statistik performa negara.

Indikator utama meliputi PDB per kapita, jumlah populasi, status sepak bola di masyarakat, peringkat dunia FIFA, dan faktor probabilitas keberuntungan.

Variabel ekonomi digunakan karena dinilai memengaruhi kualitas infrastruktur olahraga.

Sementara jumlah populasi menentukan basis data talenta, dan status sepak bola mengukur seberapa besar olahraga ini dicintai dalam budaya lokal.

>>> Suwon Hyundai E&C Hillstate Resmi Rekrut Megawati Hangestri Pertiwi

Berdasarkan simulasi untuk 2026, Klement memprediksi Belanda akan menumbangkan Spanyol di semifinal, lalu mengalahkan Portugal di partai puncak.

Ini akan menjadi gelar juara Piala Dunia pertama bagi Belanda setelah tiga kali menjadi runner-up (1974, 1978, 2010).