Centrepark, perusahaan Smart Mobility Parking Solution, mulai mengelola area parkir di 23 Semarang Shopping Center dengan sistem non-tunai atau cashless.

Pengunjung cukup memindai kartu uang elektronik saat masuk dan keluar. Mekanisme ini menghilangkan kebutuhan uang tunai dan memangkas antrean di loket pembayaran.

>>> Moh Zaki Ubaidillah Tembus Perempat Final Australian Open 2026

CEO & President Director Centrepark Group, Charles Richard Oentomo, mengatakan bahwa pengalaman pengunjung dimulai sejak kendaraan memasuki area parkir, bukan dari pintu mal.

"Kelancaran akses, kemudahan pembayaran, dan rasa aman di area parkir secara langsung memengaruhi kesan pengunjung terhadap keseluruhan properti," ujar Charles dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Centrepark mengintegrasikan sistem perparkiran ke dalam ekosistem properti, bukan sekadar fasilitas operasional.

Charles menambahkan bahwa tata kelola parkir kini menjadi bagian penting dari pengembangan smart building dan smart mobility, sejalan dengan tren global.

>>> BI Rate Naik ke 5,50%, Cicilan KPR Diprediksi Segera Terkerek

Indonesia dinilai bergerak cepat menuju arah tersebut seiring pertumbuhan pusat perbelanjaan dan kawasan komersial. Centrepark menjadi mitra strategis bagi pengelola properti yang ingin menaikkan standar layanan.

Saat ini Centrepark didukung lebih dari 3.000 tenaga profesional dan mengelola portofolio di lebih dari 800 lokasi di Indonesia, mencakup gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah sakit, kawasan komersial, hingga fasilitas publik.

Peningkatan tren transaksi non-tunai dalam beberapa tahun terakhir menjadi indikator kesiapan masyarakat terhadap standar pelayanan parkir yang lebih tinggi.

>>> Mengenal Standar CLTC untuk Ukur Jarak Tempuh Mobil Listrik

Perusahaan merespons dengan digitalisasi sistem berbasis teknologi secara berkelanjutan.