Momen tersebut mendorong aktivitas belanja masyarakat.

"Kinerja penjualan tersebut ditopang oleh peningkatan penjualan pada Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Barang Lainnya," ujar Denny dalam keterangan resmi pada Kamis (11/6/2026).

Sebelumnya, IPR untuk periode April 2026 tercatat berada pada level 226,9.

Angka itu didukung oleh ketahanan penjualan tahunan kelompok suku cadang, perlengkapan rumah tangga, serta barang budaya dan rekreasi.

Penurunan bulanan sebesar 11,6% (mtm) pada April 2026 dipicu oleh kembalinya pola konsumsi normal masyarakat. Hal itu terjadi selepas perayaan besar Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Terkait pergerakan harga, Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) untuk Juli 2026 diprediksi stabil pada angka 175,8.

>>> FIFA Siapkan Opening Ceremony Piala Dunia 2026 Terbesar di Tiga Negara

Sedangkan proyeksi enam bulan ke depan pada Oktober 2026 menunjukkan peningkatan tekanan harga menjadi 167,6 akibat kenaikan harga bahan baku.