Penyanyi dangdut Siti KDI menangis haru saat mendampingi putrinya, Elif Kayla Perk, yang baru saja lulus Sekolah Dasar di Lilin Bangsa Intercultural School, Kelapa Gading, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Perasaan haru itu muncul setelah Elif memberikan kejutan sederhana berupa lipatan kertas HVS putih berisi tiga batang cokelat.

>>> Valve Hentikan Penjualan Steam Gift Card Fisik secara Global

Hadiah itu dibuat sendiri oleh Elif menggunakan uang saku Rp50 ribu dari tantenya, Cici Faramida.

Siti mengungkapkan rasa bangganya melalui unggahan di media sosial. "Elif sayang, tak terasa hari ini kamu telah lulus dan siap melangkah ke SMP.

Ibu bangga, bukan hanya atas pencapaianmu, tetapi juga atas kebaikan dan semangatmu selama ini," tulisnya.

Sebelum hari kelulusan, Elif mendapat tugas dari sekolah untuk menyiapkan kejutan bagi orang tua. Ia pun berpikir keras mencari ide dan sering melihat contoh prakarya di ponsel.

Gerak-gerik Elif yang terus menatap layar ponsel membuat Siti curiga. Ia khawatir putrinya terpapar dampak negatif teknologi.

Suatu hari, Siti meminta memeriksa ponsel Elif, namun ditolak.

>>> PBTI Matangkan Persiapan Asian Indonesia Open Taekwondo 2026

Ternyata penolakan itu bukan karena menyembunyikan hal buruk, melainkan untuk menjaga kerahasiaan kejutan wisuda.

"Bukan karena ia menyimpan sesuatu yang buruk, melainkan karena ia tidak ingin rahasianya terbongkar sebelum waktunya," jelas Siti.

Saat wisuda, satu per satu anak maju memberikan rangkaian bunga mewah kepada orang tua. Namun Elif justru menyerahkan bingkisan sederhana berisi cokelat yang dibungkus kertas HVS lipat.

Siti langsung menangis haru dan memeluk erat putrinya.

"Tangis itu pecah karena untuk pertama kalinya ia menyadari bahwa di balik rahasia kecil yang begitu ingin ia bongkar, putrinya sedang belajar mencintainya dengan caranya sendiri," ujarnya.

Meskipun sederhana, hadiah itu dibuat dengan penuh cinta. "Sebuah hadiah yang mungkin paling murah dibanding hadiah anak-anak lain.

>>> FIFA Rilis Jadwal Piala Dunia 2026, Ajang Terbesar dalam Sejarah

Namun dibuat dengan seluruh cinta yang dimiliki seorang anak," sambung Siti.