Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak signifikan pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Indeks naik 155,72 poin atau setara 2,71% ke level 5.902,37.

Meski IHSG menguat, investor asing justru membukukan aksi jual bersih (net sell) yang cukup besar.

>>> Kemenkes: Konsumsi Gula Berlebih Picu Penyakit Ginjal Kronis

Akumulasi penjualan bersih asing di seluruh pasar mencapai Rp 3,13 triliun pada akhir perdagangan.

Tekanan jual terbesar terjadi di pasar reguler dengan nilai mencapai Rp 2,93 triliun. Sementara itu, pasar negosiasi dan tunai mencatatkan net sell senilai Rp 190,62 miliar.

Saham yang Paling Diburu Asing

Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi target pelepasan utama oleh investor asing.

Nilai net sell BBRI mencapai Rp 571,3 miliar.

Posisi berikutnya ditempati oleh saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan penjualan bersih sebesar Rp 395,4 miliar.

Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat net sell Rp 147,1 miliar.

>>> Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Serangan Baru Militer AS ke Iran

Selanjutnya, PT Antam Tbk (ANTM) mencatat net sell Rp 133,5 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp 125,1 miliar.

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga dilepas asing sebesar Rp 113,6 miliar.

Aksi jual bersih asing juga melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) senilai Rp 109 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 104,3 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 80 miliar, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 75,7 miliar.

Transaksi dan Pergerakan Saham

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan total nilai transaksi perdagangan hari itu mencapai Rp 31,44 triliun.

Volume saham yang ditransaksikan mencatatkan angka 46,38 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 3,1 juta kali.

>>> Kemenkeu Cekal Tyo Nugros Terkait Pengurusan Piutang Negara

Secara keseluruhan, sebanyak 571 saham bergerak naik menopang penguatan IHSG. Sementara itu, terdapat 148 saham yang mengalami penurunan harga dan 96 saham lainnya stagnan.