Perwakilan senior Gedung Putih mengonfirmasi adanya indikasi ancaman keamanan nasional yang melandasi keputusan petugas lapangan.

"Setelah pemeriksaan lebih lanjut oleh CBP, ditemukan informasi yang sifatnya merugikan, termasuk keterkaitan dengan tersangka anggota organisasi teror, yang membuat pelancong tersebut tidak memenuhi syarat untuk masuk ke AS berdasarkan Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan (INA)," ungkap pejabat senior White House.

Pemerintah AS memastikan tindakan deportasi ke Istanbul tersebut sudah sesuai dengan prosedur hukum imigrasi yang berlaku tanpa pengecualian.

"Pelancong tersebut ditolak masuk dan diberi formulir imigrasi yang berisi bagian hukum yang digunakan untuk menyelesaikan deportasi cepat, berdasarkan pasal 8235 INA.

Pemerintahan Presiden Trump tidak akan membiarkan ancaman keamanan apa pun untuk memasuki negara kami - titik," tegas pejabat senior tersebut.

Dampak pengetatan imigrasi ini juga dirasakan oleh Timnas Iran yang terpaksa memindahkan basis pelatihan mereka ke Meksiko akibat konflik geopolitik dengan AS.

>>> Nottingham Forest Tolak Tawaran Manchester City Senilai 122 Juta Poundsterling untuk Elliot Anderson

Berdasarkan data dari BBC, komite fans Pantai Gading turut mengecam pembatasan ini sebagai bentuk segregasi, sementara timnas Senegal dilaporkan sempat mendapat pemeriksaan metal detector yang sangat ketat di landasan pacu Bandara Raleigh.