Fitur factory reset atau setelan pabrik kini tersedia di hampir semua ponsel pintar. Fungsinya untuk mengembalikan perangkat ke kondisi awal seperti baru keluar dari kotak.

Proses ini berbeda dengan restart biasa.

>>> Mario Suryo Aji Jaga Kebugaran Fisik dengan Latihan Pilates

Restart hanya mematikan dan menyalakan ulang ponsel tanpa mengubah data, sedangkan factory reset menghapus seluruh konfigurasi, kontak, file media, aplikasi, dan password jaringan.

Factory reset efektif untuk mengosongkan ruang penyimpanan yang penuh dan mengatasi penurunan performa sistem. Fitur ini juga mampu membersihkan sisa malware dari unduhan sembarangan.

Langkah ini sangat penting saat hendak menjual ponsel untuk melindungi data pribadi. Namun, pengguna harus mencadangkan data terlebih dahulu agar tidak kehilangan informasi penting.

Waktu yang paling tepat melakukan factory reset adalah ketika ponsel sering mengalami lag parah atau masalah perangkat lunak yang tidak stabil.

Momen pergantian kepemilikan juga menjadi saat yang krusial.

Cara Factory Reset di iPhone

Buka menu "Pengaturan" lalu pilih "Umum" atau "General". Gulir ke bawah dan klik "Transfer atau Atur Ulang iPhone".

>>> Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Turun US$45,8 Miliar

Pilih "Erase All Content and Settings". Akan muncul peringatan bahwa data akan dihapus, klik "Lanjutkan".

Masukkan password layar kunci iPhone.

Sistem akan otomatis mencadangkan data ke iCloud. Jika berhasil, masukkan password Apple ID, lalu pilih "Matikan" dan klik "Hapus iPhone".

iPhone akan mati dan memulai proses reset.

Cara Factory Reset di HP Android

Langkah factory reset di Android bisa berbeda tergantung merek. Misalnya pada Xiaomi, buka menu "Pengaturan" lalu pilih "Tentang".

Klik opsi "Setel Ulang Pabrik". Akan muncul informasi data yang akan dihapus.

>>> Pemerintah Siapkan Pelatihan Militer bagi Pengelola Koperasi Merah Putih

Disarankan mencadangkan data terlebih dahulu. Jika siap, klik "Hapus seluruh data" dan proses reset akan berjalan.