Pebalap Honda Team Asia asal Magetan, Mario Suryo Aji, menjalani latihan pilates, lari, dan bersepeda di luar lintasan.

Aktivitas ini dilakukan demi menjaga konsistensi performa serta kebugaran fisik selama musim kompetisi Moto2 yang padat.

>>> Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Turun US$45,8 Miliar

Kondisi fisik dan mental yang prima menjadi fokus utama bagi pebalap yang saat ini tengah dalam tahap pemulihan pascaoperasi tulang leher C7.

Olahraga rutin di luar balapan sengaja dipilih untuk menjaga ketahanan tubuh sepanjang tahun.

Olahraga alternatif ini dirasakan memberikan efek tersendiri bagi kekuatan tubuhnya. Latihan fisik di luar sirkuit dinilai sangat membantu performa berkendara.

"Engga jauh dari sport seperti lari, bersepeda dan akhir-akhir ini saya mencoba pilates," kata Mario Aji.

Lari dan bersepeda merupakan bentuk latihan yang umum bagi pebalap guna meningkatkan daya tahan kardiovaskular serta memperkuat otot untuk mengendalikan motor.

>>> Pemerintah Siapkan Pelatihan Militer bagi Pengelola Koperasi Merah Putih

Namun, belakangan ini Mario mulai menekuni pilates yang berfokus pada fleksibilitas dan penguatan otot inti.

Pebalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut mengaku mendapatkan tantangan baru yang tidak mudah saat pertama kali mencoba jenis senam tersebut.

"Mencoba olahraga baru sih, karena banyak yang billing laki-laki bakal kesusahan di olahraga pilates dan memang benar," kata Mario Aji.

Fleksibilitas tubuh dan kekuatan otot inti memegang peranan krusial bagi pebalap untuk menjaga keseimbangan serta menahan gaya gravitasi saat menikung di sirkuit.

>>> Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Mahasiswa HMI Demo di Cikini

Metode pilates yang diciptakan oleh Joseph Pilates sejak awal abad ke-20 ini kini menjadi pelengkap latihan kardio konvensional yang efektif untuk mengurangi risiko cedera.