Persaingan gelar pencetak gol terbanyak atau Sepatu Emas pada Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sangat ketat. Lonjakan jumlah pertandingan menjadi pemicu utama tajamnya persaingan para penyerang top dunia.

Edisi mendatang akan menerapkan format baru yang melibatkan 48 tim dengan total 104 pertandingan. Jumlah ini meningkat 40 laga dibandingkan edisi sebelumnya.

>>> Timnas Inggris Hajar Kosta Rika 3-0 dalam Uji Coba

Sistem baru ini memperbesar peluang terciptanya rekor-rekor gol baru. Sejak 1930, baru 101 pemain yang mampu mencetak lima gol atau lebih dalam satu edisi turnamen.

Rekor pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia masih dipegang Just Fontaine dengan 13 gol pada 1958.

Sementara itu, trofi Sepatu Emas tiga edisi terakhir diraih James Rodriguez (2014), Harry Kane (2018), dan Kylian Mbappe (2022).

Kylian Mbappe dan Harry Kane Jadi Unggulan

Kylian Mbappe menjadi nama paling diunggulkan dalam bursa calon top skor.

Penyerang timnas Perancis berusia 27 tahun itu memiliki modal kuat dengan catatan 56 gol dari 98 pertandingan internasional.

Mbappe memenangi Sepatu Emas pada Piala Dunia 2022 lewat torehan delapan gol.

Ketajaman pemain Real Madrid ini akan mendapat sokongan penuh dari deretan gelandang kreatif Perancis seperti Rayan Cherki, Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Michael Olise.

Harry Kane berpotensi mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang memenangi Sepatu Emas Piala Dunia sebanyak dua kali.

>>> Prabowo Cerita Maung Garuda Bocor dan Geter, Tetap Dipakai demi Nasionalisme

Kapten timnas Inggris tersebut sejauh ini sudah mengoleksi 79 gol dari 113 laga internasional.

Ketajaman Kane di lini depan Inggris akan ditopang oleh Jude Bellingham, Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Eberechi Eze.