Operasi tersebut dijalankan oleh tim pelindungan jamaah Kementerian Haji dan Umrah RI bersama KJRI di Arab Saudi pada Minggu malam.

Petugas menemukan adanya transaksi mencurigakan dengan nilai total hampir Rp1,4 miliar dalam penertiban tersebut.

"Kami melakukan penertiban terkait dam dan badal haji. Nilai transaksinya hampir Rp1,4 miliar.

Untuk badal haji saja terdapat sekitar 140 orang dengan tarif Rp10 juta per orang. Ini jelas penipuan," kata Dahnil di Jeddah, Senin (8/6/2026).

Dahnil menambahkan bahwa tarif badal haji Rp10 juta per orang sulit diterima logika karena biaya haji domestik bagi warga Arab Saudi sendiri mencapai lebih dari Rp40 juta per orang.

"Kalau ada badal haji Rp 10 juta, pasti patut dicurigai. Tidak mungkin badal haji dilakukan dengan biaya serendah itu," kata Dahnil.

>>> Trump Media Batalkan Rencana Pemisahan Platform Truth Social

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga merupakan oknum petugas KBIH yang bekerja sama dengan mukimin di Arab Saudi, dan uang hasil transaksi kini telah diamankan sebagai barang bukti.