Honda Recall 880.514 Unit karena Karat Bisa Lepaskan Roda Belakang

Honda kembali menghadapi masalah karat pada kendaraannya.
Kali ini, pabrikan Jepang itu menarik 880.514 unit di Amerika Serikat karena korosi pada subframe belakang yang berpotensi membuat roda terlepas.
>>> Set Panel Bodi McLaren P1 Milik Michael Fux Dilelang
Recall ini mencakup model Pilot (2016-2022) sebanyak 463.253 unit, Ridgeline (2017-2023) sebanyak 110.070 unit, dan Passport (2019-2023) sebanyak 89.674 unit.
Selain itu, 217.517 unit Acura MDX tahun 2014-2020 juga termasuk dalam kampanye ini.
Masalah bermula dari lapisan cat pada subframe belakang yang tidak memadai. Akibatnya, garam jalan dan kelembaban bisa menembus dan menyebabkan karat pada area pemasangan lengan kontrol.
Jika karat dibiarkan, logam bisa melemah dan retak.
Honda mengatakan korosi pada dudukan lengan kontrol belakang dapat menyebabkan komponen gagal, sehingga roda belakang bisa menjadi tidak sejajar dan memengaruhi handling, stabilitas, serta pengereman.
Dalam skenario terburuk, seluruh lengan bisa terlepas. Honda memperingatkan pengemudi untuk waspada terhadap suara aneh, getaran, atau perubahan handling dari suspensi belakang.
>>> BYD Targetkan Jadi Produsen Otomotif Terbesar Dunia pada 2030
Bukan Kali Pertama
Ini bukan pertama kalinya Honda menghadapi recall terkait karat.
Pada 2023, Honda menarik lebih dari 560.000 unit CR-V 2007-2011 karena korosi pada rangka belakang yang bisa menyebabkan lengan trailing terlepas.
Setahun sebelumnya, lebih dari 112.000 unit Ridgeline 2006-2014 ditarik karena karat pada dudukan tangki bahan bakar yang berpotensi menyebabkan kebocoran.
Kedua recall itu juga terkonsentrasi di negara bagian utara yang menggunakan garam jalan.
Honda pertama kali mendeteksi perbedaan kualitas cat subframe pada akhir 2021. Setelah memantau kendaraan di AS dan Kanada selama bertahun-tahun, pabrikan menyimpulkan adanya cacat keselamatan.
Dealer akan memeriksa kendaraan yang terkena dampak dan memasang kit penguat subframe belakang. Pada kasus yang lebih parah, perbaikan tambahan atau penggantian subframe mungkin diperlukan.
>>> Toyota MR2 Generasi Baru Akan Bertenaga Hybrid AWD, Diuji di Sirkuit
Pemberitahuan kepada pemilik akan dimulai pada 7 Juli.
Update Terbaru
IKM Hadapi Hambatan Masuk Rantai Pasok Industri Nasional
Rabu / 10-06-2026, 21:56 WIB
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat Aplikasi JMO
Rabu / 10-06-2026, 21:56 WIB
John Herdman Puji Pertahanan Timnas Indonesia Usai Sapu Bersih Kemenangan
Rabu / 10-06-2026, 21:50 WIB
Mazda CX-30 2027 Eropa Dapat Transmisi Manual dan Lampu Matrix LED
Rabu / 10-06-2026, 21:49 WIB
Pemerintah Jepang Tegur Kadokawa Terkait Pelanggaran Hak Pekerja Lepas
Rabu / 10-06-2026, 21:48 WIB
Bayern Muenchen Jaga Rekor Kirim Pemain ke Final Piala Dunia sejak 1982
Rabu / 10-06-2026, 21:48 WIB
Wall Street Melemah Akibat Tekanan Saham Teknologi dan Inflasi AS
Rabu / 10-06-2026, 21:48 WIB
Antam Rombak Susunan Direksi dan Komisaris Melalui RUPST
Rabu / 10-06-2026, 21:48 WIB
Portugal Uji Coba Lawan Nigeria untuk Simulasi Hadapi RD Kongo di Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 21:45 WIB
Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Proyek Mobil Nasional di Subang
Rabu / 10-06-2026, 21:44 WIB
KPK Teliti Pencabutan BAP Saksi Terkait Kasus Suap PT Blueray
Rabu / 10-06-2026, 21:44 WIB
Portugal Uji Coba Lawan Nigeria Jelang Piala Dunia 2026
Rabu / 10-06-2026, 21:44 WIB
Reno Salampessy Pulih, Timnas U19 Indonesia Semakin Percaya Diri Hadapi Australia
Rabu / 10-06-2026, 21:44 WIB
Mentan Minta BGN Serap Telur Peternak dengan Harga Acuan Rp26.500 per Kg
Rabu / 10-06-2026, 21:40 WIB






