Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter memicu antrean panjang kendaraan yang beralih ke Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Bogor.

Di SPBU Pertamina 34.16108 Pajajaran, Baranangsiang, antrean kendaraan roda empat di jalur Pertalite terpantau memanjang hingga keluar gerbang masuk.

>>> Kementerian UMKM Siapkan Sanksi Tegas untuk Marketplace Pelanggar Aturan

Sementara itu, area pengisian Pertamax terlihat sepi dan hanya diisi oleh tiga unit kendaraan roda dua.

Seorang sopir angkot bernama Dayat mengatakan, biasanya antrean Pertalite hanya diisi angkot dan beberapa mobil pribadi.

Namun hari ini banyak mobil pribadi yang ikut mengantre karena harga Pertamax dinilai mahal.

Kondisi serupa terjadi di SPBU Pertamina 34.16102 di Raya Pajajaran, Bantarjati.

Pada pukul 17.00 WIB, barisan mobil dan sepeda motor mengular di dispenser Pertalite hingga keluar area pompa bensin.

>>> Profesi Joe Octavianus, Ipar Sarwendah yang Disorot Ruben Onsu Usai Kontroversi Live Thalia

SPBU Pertamina 34.1609 di Jalan KS Tubun, Cibuluh, juga mengalami hal yang sama pada pukul 17.30 WIB.

Banyak pemilik kendaraan roda dua memilih mengantre demi mendapatkan Pertalite.

Sebelumnya, harga Pertamax berada di angka Rp 12.300 per liter.

Kenaikan sebesar Rp 3.950 per liter membuat selisih harga dengan Pertalite yang tetap Rp 10.000 per liter semakin lebar.

Kenaikan harga Pertamax ini merupakan penyesuaian pertama setelah sebelumnya dipertahankan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia akibat konflik Israel-Iran sejak akhir Februari 2026.

>>> Kurs Rupiah 11 Juni 2026 Diprediksi Menguat ke Rp17.900-Rp18.950

Selain Pertamax, produk BBM nonsubsidi Pertamax Green 95 juga naik dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.