OJK Catat Realisasi Buyback Saham Emiten Capai Rp17,12 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat realisasi pembelian kembali atau buyback saham oleh emiten baru mencapai Rp17,12 triliun hingga Rabu (10/6/2026).
Jumlah tersebut setara dengan 30,25 persen dari total alokasi dana Rp65,34 triliun yang disiapkan oleh 65 emiten.
>>> Prabowo Soroti Bunga Kredit Super Mikro 24%, Minta Turun di Bawah 9%
Dengan demikian, masih tersisa dana sekitar Rp48 triliun yang belum digunakan.
Aksi korporasi ini marak setelah OJK memberikan fleksibilitas buyback tanpa persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) maksimal 20 persen dari modal disetor.
Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas pasar saat terjadi fluktuasi signifikan.
Kebijakan Buyback Tanpa RUPS
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa sejak Maret 2025 hingga 18 Mei 2026 terdapat 106 keterbukaan informasi terkait kebijakan tersebut.
"Dari 65 emiten tersebut, terdapat 64 emiten yang telah melakukan pelaksanaan buyback dengan nilai realisasi sebesar Rp17,12 triliun atau sebesar 30,25%," kata Hasan dalam keterangannya.
Langkah OJK ini sekaligus merespons arahan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengenai peluang buyback oleh Himbara.
Arahan itu disampaikan seusai pertemuan dengan direktur Himbara, BP BUMN, Danantara, dan Mensesneg.
"Dalam kondisi pasar yang mengalami tekanan saat ini, investor tentunya akan melakukan penilaian berdasarkan informasi yang terpercaya, kondisi fundamental, dan valuasi harga saham saat ini," ujar Hasan.
Pihak otoritas menilai mayoritas emiten saat ini mempunyai fundamental yang kuat, kinerja operasional yang baik, posisi keuangan sehat, serta prospek usaha yang tetap positif.
"Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi emiten untuk menunjukkan keyakinan terhadap kinerja dan fundamental perusahaannya, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga saham," kata Hasan.
Update Terbaru
Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling: Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet
Rabu / 10-06-2026, 19:06 WIB
Chery Tunjuk Robert Lewandowski sebagai Brand Global Ambassador
Rabu / 10-06-2026, 19:05 WIB
Dubes Kanada Dukung John Herdman Latih Timnas Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 19:05 WIB
Dubes Kanada Dukung John Herdman Latih Timnas Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 19:05 WIB
Disclosure Day, Film Fiksi Ilmiah Terbaru Steven Spielberg, Raih Pujian Kritikus
Rabu / 10-06-2026, 19:05 WIB
F5: AI Kini Jadi Inti Operasional Perusahaan, Bukan Sekadar Eksperimen
Rabu / 10-06-2026, 19:04 WIB
Manda Disorot Usai Konten Berbayar tentang Sarwendah dan Giorgio Diduga Bocor
Rabu / 10-06-2026, 19:04 WIB
Laba Bersih BULL Diproyeksi Alami Percepatan Pertumbuhan
Rabu / 10-06-2026, 19:04 WIB
BPJPH Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,38 Triliun untuk 2027
Rabu / 10-06-2026, 19:04 WIB
Mengenal Pulau Ndana, Titik Paling Selatan Indonesia di Rote Ndao
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Toyota MR2 Generasi Baru Akan Bertenaga Hybrid AWD, Diuji di Sirkuit
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Lonjakan Harga Batu Bara Global Ancam Sektor Industri Nasional
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Trump Kecam Iran karena Tunda Negosiasi, Ancaman Konsekuensi Mengemuka
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB
Ketidakpastian Regulasi MLFF dan Truk ODOL Ganggu Ekosistem Bisnis Jalan Tol
Rabu / 10-06-2026, 19:01 WIB






