Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel secara tegas membantah anggapan bahwa timnya merupakan calon kuat juara Piala Dunia 2026.

Pernyataan ini muncul setelah banyak pihak menempatkan Inggris di peringkat ketiga daftar tim unggulan, di bawah Spanyol dan Prancis.

>>> Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Positif bagi APBN

Menurut Tuchel, sejarah menunjukkan Inggris sering gagal memenuhi ekspektasi di turnamen besar.

Pada Piala Dunia 2022, langkah Inggris terhenti di perempat final setelah dikalahkan Prancis.

"Saya yakin kami bisa jadi juara, tapi saya juga yakin betul bahwa kami bukan favorit juara karena sejarah," ujar Tuchel.

Pelatih asal Jerman itu menilai turnamen kali ini masih diikuti tim-tim bermental juara yang lebih kuat.

"Masih banyak tim bermental juara di turnamen ini. Merekalah favoritnya.

>>> Jadwal Imunisasi Influenza Anak untuk Cegah Komplikasi Serius

Kami bisa bersaing dan bermimpi merebut trofi Piala Dunia," tambahnya.

Fokus utama Inggris saat ini adalah memosisikan diri sebagai penantang gelar dan melangkah sejauh mungkin.

Skuad Tiga Singa akan memulai perjuangan di Grup L dengan menghadapi Kroasia pada pertandingan pertama pekan depan.

"Tugas utama kami adalah berusaha dan fokus - kami melihat diri kami sebagai pesaing dan penantang. Kami ingin melaju sejauh mungkin.

>>> Menkes Siapkan Ahli Gizi Dukung Langkah Baru Badan Gizi Nasional

Saya rasa kami bukan favorit kuat juara," kata Tuchel.