Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pertamax
Pemerintah Indonesia tengah menyusun skema stimulus ekonomi untuk meredam dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi tekanan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa stimulus tersebut masih dalam tahap persiapan. Ia mengungkapkan hal itu di kantornya pada Rabu (10/6/2026).
>>> BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% untuk Redam Tekanan Rupiah
Kenaikan harga Pertamax resmi diberlakukan oleh Pertamina mulai 10 Juni 2026. Harga BBM RON 92 itu melonjak menjadi Rp16.250 per liter, diikuti oleh kenaikan Pertamax Green 95.
Pemerintah saat ini memantau perkembangan dampak dari penyesuaian harga tersebut. Faktor transportasi dan harga komoditas menjadi perhatian utama dalam menghitung efek inflasi.
"Dampak inflasi kita lihat dari transportasi dan harga. Nah, kita monitor dulu," ujar Airlangga kepada awak media.
Rencana pemberian insentif terus digodok di internal pemerintahan. Setelah formula kebijakan selesai, hasilnya akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Presiden.
"Lagi disiapkan. Kalau sudah diputus baru dikasih tahu.
>>> Pemprov DKI Bahas Kenaikan Tarif Transjakarta, Subsidi Tetap Berjalan
Lapor Presiden dulu," katanya.
Langkah stabilisasi ini diambil di tengah tekanan global, gejolak nilai tukar, dan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Airlangga menanggapi kekhawatiran mengenai tekanan ekonomi pada kelas menengah akibat kumulasi kebijakan.
"Ya kan itu stabilisasi. Nanti kalau rupiah turun terus, protes.
Dolarnya direm, protes juga," ujarnya.
>>> Menteri UMKM Siapkan Langkah Mitigasi Dampak Pelemahan Rupiah
Fluktuasi harga BBM nonsubsidi memicu kekhawatiran akan efek rambatan pada biaya transportasi serta harga barang dan jasa. Pemerintah menyatakan akan terus mengkaji berbagai opsi kebijakan secara berkesinambungan.
Update Terbaru
Asperindo Tolak Biaya Tambahan Kargo Udara Jasper dan SGHA
Rabu / 10-06-2026, 17:51 WIB
DPR Soroti Ketergantungan Mesin Impor, Dorong Tambahan Anggaran Kemenperin
Rabu / 10-06-2026, 17:48 WIB
Pembiayaan Cicil Emas BSI Tumbuh Melesat Hingga 97,90 Persen
Rabu / 10-06-2026, 17:46 WIB
Bridgestone Indonesia Bagikan Tips Periksa Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh
Rabu / 10-06-2026, 17:45 WIB
Prabowo Subianto Larang Pengusaha Muda Bawa Kekayaan ke Luar Negeri
Rabu / 10-06-2026, 17:44 WIB
Pegadaian dan Bank Syariah Nasional Jalin Sinergi Pembiayaan Rp1,4 Triliun
Rabu / 10-06-2026, 17:44 WIB
Logitech Luncurkan Mobi Fold, Mouse Lipat Ultra-Portabel untuk Profesional Mobile
Rabu / 10-06-2026, 17:40 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Dorong Inflasi Juni 2026 Mendekati 4%
Rabu / 10-06-2026, 17:40 WIB
PA Jaksel Klarifikasi Rumor Cerai Cita Citata dan Didi Mahardika
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Jayamas Medica Industri Bagikan Dividen Rp110,4 Miliar
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
PT Pegadaian Borong Lima Penghargaan HR Asia 2026
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate untuk Musim 2026-2027
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Perusahaan Asuransi Ramai Dirikan Perusahaan Baru Demi Spin Off UUS
Rabu / 10-06-2026, 17:35 WIB
Ditjen Pajak Temukan 93.260 Wajib Pajak UMKM Lakukan Pemisahan Perusahaan
Rabu / 10-06-2026, 17:35 WIB






