Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 1.896 Triliun untuk Program Prioritas 2027
Pemerintah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 1.720 triliun hingga Rp 1.896 triliun untuk mendanai Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) tahun 2027.
Anggaran tersebut telah dimasukkan ke dalam Kerangka Ekonomi Makro Pokok Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2027.
>>> Pemerintah Cari Solusi Atasi 39 Pemda Gagal Bayar Gaji PPPK
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hal itu dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR di Jakarta.
Dana jumbo ini akan didistribusikan melalui belanja pemerintah pusat, optimalisasi transfer ke daerah dan dana desa, serta pembiayaan anggaran.
Fokus pada Delapan Klaster Prioritas
Kebijakan fiskal ini dirancang untuk mendanai delapan klaster PKPN dan satu program pendukung yang mencakup total 60 program kerja.
Delapan klaster tersebut meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, serta hilirisasi dan industrialisasi.
Selain itu, anggaran juga menyasar pembangunan infrastruktur, perumahan, ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan desa, dan penurunan kemiskinan.
>>> Sutradara Trainspotting Ungkap Kisah Unik Syuting Film Legendaris Ini
Program pendukung mencakup penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.
Pemerintah memproyeksikan defisit anggaran 2027 pada kisaran 1,8 persen hingga 2,4 persen terhadap PDB.
Pendapatan negara ditargetkan mencapai 11,82 persen sampai 12,4 persen terhadap PDB, dengan tax ratio 10,02 persen hingga 10,5 persen PDB.
Belanja negara dipatok berkisar 13,62 persen hingga 14,8 persen terhadap PDB.
Pemerintah berkomitmen melanjutkan reformasi fiskal melalui optimalisasi pendapatan dengan tetap menjaga iklim investasi dan pelestarian lingkungan.
>>> Kisah Tang Wei: Kurir Makanan Hidup Hemat Ekstrem Demi Kuliah di Changsha
Langkah efisiensi, refocusing belanja produktif, serta pengelolaan pembiayaan defisit yang inovatif dan prudent terus diupayakan.
Update Terbaru
PA Jaksel Klarifikasi Rumor Cerai Cita Citata dan Didi Mahardika
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Jayamas Medica Industri Bagikan Dividen Rp110,4 Miliar
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
PT Pegadaian Borong Lima Penghargaan HR Asia 2026
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate untuk Musim 2026-2027
Rabu / 10-06-2026, 17:36 WIB
Perusahaan Asuransi Ramai Dirikan Perusahaan Baru Demi Spin Off UUS
Rabu / 10-06-2026, 17:35 WIB
Ditjen Pajak Temukan 93.260 Wajib Pajak UMKM Lakukan Pemisahan Perusahaan
Rabu / 10-06-2026, 17:35 WIB
Prabowo Targetkan Modernisasi 400 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Rabu / 10-06-2026, 17:33 WIB
Prabowo Jawab Kritik Lawatan Luar Negeri di Munas HIPMI
Rabu / 10-06-2026, 17:33 WIB
Prabowo Hadiri Undangan Pemimpin Dunia demi Jaga Hubungan Ekonomi
Rabu / 10-06-2026, 17:32 WIB
Pemerintah Siapkan Hunian Sementara Warga Bantaran Rel Senen, Gratis Sewa 6 Bulan
Rabu / 10-06-2026, 17:32 WIB
Kenaikan BI Rate Ancam Target Pertumbuhan Kredit UMKM Nasional
Rabu / 10-06-2026, 17:32 WIB
Penundaan Insentif EV dan Rupiah Lesu, Penjualan Mobil Mei 2026 Anjlok
Rabu / 10-06-2026, 17:32 WIB
Gaikindo Ungkap Penjualan Mobil Mei 2026 Turun Akibat Penundaan Insentif
Rabu / 10-06-2026, 17:30 WIB
Rupiah Menguat ke Rp 17.944 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga
Rabu / 10-06-2026, 17:30 WIB






