Harga Minyak WTI Turun ke US$ 88,13 Akibat Meredanya Ketegangan Timur Tengah
Harga minyak mentah dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2026 melemah ke level US$ 88,13 per barel pada Rabu (10/6/2026) pukul 15.47 WIB.
Penurunan ini terjadi seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kepastian penghentian operasi militer Iran terhadap Israel menjadi pemicu utama koreksi harga.
>>> Niat dan Keutamaan Puasa Tasua serta Asyura 2026
Analis komoditas dan Founder Traderindo. com, Wahyu Laksono, mengatakan bahwa premium risiko yang sebelumnya tertanam pada harga minyak langsung menguap.
Selain faktor geopolitik, aktivitas pemeliharaan kilang menjelang akhir kuartal II mengurangi kebutuhan minyak mentah.
Lonjakan produksi dari negara non-OPEC+ seperti Amerika Serikat, Guyana, dan Brasil turut memperkuat sisi pasokan global.
Kondisi pasar juga dipengaruhi oleh kebijakan moneter ketat, termasuk kenaikan suku bunga Bank Indonesia dan sikap hawkish bank sentral dunia.
Hal ini menekan aktivitas manufaktur di Eropa dan China, sehingga memicu kekhawatiran terhadap prospek permintaan energi.
>>> YLKI Desak Transparansi Formula Perhitungan Harga Pertamax
Proyeksi Harga Minyak ke Depan
Wahyu Laksono memproyeksikan Brent akan bergerak dalam rentang rata-rata US$ 80 hingga US$ 100 per barel, sementara WTI kemungkinan besar tertahan di kisaran US$ 75 hingga US$ 95 per barel.
Pergerakan harga ke depan diperkirakan tertahan oleh melimpahnya pasokan minyak mentah Amerika Serikat.
Namun, penurunan lebih lanjut akan diantisipasi oleh potensi perpanjangan pemangkasan produksi OPEC+ jika harga WTI jatuh di bawah US$ 80 per barel.
Pelaku pasar saat ini masih memantau perkembangan situasi Timur Tengah, data persediaan minyak domestik AS, serta indikator ekonomi China sebagai acuan permintaan jangka pendek.
>>> Restoran di India Wajib Ganti Rugi dan Beri 10 Porsi Biryani Gratis Akibat Lalat dalam Makanan
Wahyu menambahkan, meskipun Iran menyatakan berhenti, jika terjadi serangan terhadap kapal tanker komersial di jalur pelayaran strategis, harga minyak dapat melonjak US$ 5 hingga US$ 10 dalam semalam.
Update Terbaru
BLEACH: TYBW Part 4 The Calamity Rilis Video Pembuka dan Penutup
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
State Farm Bawa Gamerhood ke Dream Con dengan Kompetisi Trivia Seru
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Celtic Imbang 2-2 Lawan AC Milan di Laga Uji Coba
Minggu / 26-07-2026, 00:43 WIB
Bethesda Pastikan The Elder Scrolls 6 Tak Terpengaruh PHK Xbox, Beri Kabar Terbaru Oblivion Remastered
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
God of War: Laufey Rilis 16 Februari 2027, Game Kratos Baru Dikonfirmasi
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Amazon Tunda Tomb Raider: Catalyst ke 2028, Petualangan Baru Lara Croft Kian Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Ibu Ben Affleck, Chris Anne, Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun
Minggu / 26-07-2026, 00:42 WIB
Rizvan Kuniev Kalahkan Tyrell Fortune di UFC Abu Dhabi
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
Anthony Joshua Hadapi Kristian Prenga di Jeddah, Langkah Menuju Laga Fury
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
Eibar Uji Perkembangan dalam Laga Uji Coba Melawan Athletic Club di Zamudio
Minggu / 26-07-2026, 00:41 WIB
MIT Pasang 500 Kamera Keamanan Berbasis AI di Seluruh Kampus
Minggu / 26-07-2026, 00:36 WIB
Simon Pegg Bergabung dengan The Rings of Power Season 3 sebagai Balrog
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Sauron Bikin Runyam Hubungan Celeborn dan Galadriel di The Rings of Power Season 3
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB
Jadwal Tayang Anime Summer 2026: Smoking Behind the Supermarket with You dan Lainnya
Minggu / 26-07-2026, 00:35 WIB







