Fisik dan stamina pemain diaspora Timnas Indonesia menjadi sorotan setelah dua laga FIFA Matchday pada Juni 2026.

Meski baru menyelesaikan musim di liga Eropa, para pemain tampil bugar saat menghadapi Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

>>> Pendaki Wanita Alami Pelecehan Seksual oleh Pemandu di Gunung Merbabu

Pengamat sepak bola senior, Gusnul Yakin, mengamati peningkatan kebugaran yang signifikan. Menurutnya, kondisi ini berbeda saat tim masih ditangani Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

"Saya amati, fisik pemain Timnas Indonesia sangat bagus. Padahal, mereka langsung gabung timnas setelah musim berakhir, jadwal pertandingan juga mepet," kata Gusnul Yakin.

Indikator Kebugaran

Gusnul Yakin menyebut tidak ada satu pun pemain yang mengalami kram selama pertandingan. "Jika pemain kecapekan akan kejang otot.

>>> Borneo FC Samarinda Lepas 15 Pemain, Termasuk Bintang Liga Mariano Peralta

Tapi, itu tak dialami pemain kita. Artinya kebugaran mereka sangat terjaga," ujarnya.

Ia menilai staf pelatih fisik berhasil memberikan program latihan yang tepat. Selain itu, para pemain diaspora dinilai sudah beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara di Jakarta.

>>> MNC Sekuritas Rekomendasi Beli Saham Telkom Berkat Dividen dan Buyback

"Yang membuat saya makin respek, para pemain naturalisasi itu bermain dengan hati," tutup Gusnul Yakin.