MNC Sekuritas Rekomendasi Beli Saham Telkom Berkat Dividen dan Buyback
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi sorotan setelah MNC Sekuritas merekomendasikan aksi beli saham tersebut.
Rekomendasi ini didasari oleh imbal hasil dividen yang tinggi serta rencana pembelian kembali saham (buyback) perseroan.
>>> 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026 Versi Transfermarkt
Analis MNC Sekuritas, Christian Sitorus, dalam risetnya pada Rabu (10/6/2026) menyatakan bahwa imbal hasil dividen dan program buyback menjadi penopang tambahan bagi saham TLKM.
Kepastian alokasi dana dan pembagian dividen telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Senin (8/6/2026).
Rapat pemegang saham menyetujui dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp21,9 triliun atau setara Rp222 per saham.
Angka ini mencerminkan rasio pembayaran dividen sebesar 123,5% dengan imbal hasil sekitar 9,5%.
Menurut Christian, TLKM menjadi salah satu saham berkapitalisasi pasar besar dengan imbal hasil dividen tertinggi di pasar domestik.
Hal ini menegaskan komitmen manajemen dalam menjaga tingkat pengembalian yang menarik bagi pemegang saham.
Buyback dan Proyeksi Kinerja
Telkom juga menyiapkan dana maksimal Rp4 triliun untuk aksi buyback yang dijadwalkan berlangsung dari Juni 2026 hingga Juni 2027.
>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
Dengan estimasi harga pembelian Rp2.400 hingga Rp2.700 per saham, perseroan berpotensi menyerap kembali sekitar 1,4 hingga 1,6 miliar lembar saham.
Langkah korporasi ini diproyeksikan mampu mendongkrak laba per saham menjadi Rp183,1 sekaligus merefleksikan keyakinan manajemen terhadap nilai intrinsik perusahaan.
Penguatan bisnis TLKM ke depan juga dipengaruhi oleh ekspansi unit bisnis pusat data NeutraDC yang menargetkan kapasitas hingga 300 megawatt pada 2030.
Christian menambahkan bahwa eksekusi yang berhasil, disertai normalisasi margin dan alokasi modal yang disiplin, berpotensi menjadi katalis positif bagi re-rating valuasi saham TLKM.
MNC Sekuritas memprediksi pendapatan Telkom mampu mencapai Rp151,1 triliun pada 2026 dan meningkat menjadi Rp153,5 triliun pada 2027.
Performa tersebut ditopang oleh optimalisasi monetisasi layanan seluler dan pertumbuhan bisnis digital, dengan estimasi laba bersih senilai Rp18,6 triliun pada 2026 serta Rp19,6 triliun pada 2027.
>>> Pemerintah India Hapus Pajak Obligasi untuk Tarik Investor Asing
Dengan berbagai faktor positif tersebut, MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham TLKM dengan target harga Rp3.650.
Update Terbaru
5 Fitur Rahasia Free Fire yang Masih Efektif di 2026
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Build Loadout Terbaru Free Fire Juli 2026: Kombinasi Senjata dan Karakter Terbaik
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Bintang 'Below Deck' Natalya Scudder Ceritakan Kondisi Mengerikan di Pusat Penahanan AS
Minggu / 26-07-2026, 06:45 WIB
Gel Ajaib Ubah Sinar Matahari Jadi Air Minum, Akhirnya Kekeringan Teratasi?
Minggu / 26-07-2026, 06:44 WIB
Lenovo Luncurkan Monitor Gaming 280Hz Terjangkau dengan Panel IPS 27 Inci
Minggu / 26-07-2026, 06:44 WIB
Ramalan Zodiak 26 Juli: Capricorn Banyak Persoalan, Pisces Kerja Keras
Minggu / 26-07-2026, 06:44 WIB
The Apartment Job Episode 7-8 Sub Indo serta Link dan Spoiler di KST bukan LK21: Antara Bunga Selamat dan Intrik Apartemen
Minggu / 26-07-2026, 06:00 WIB
Sutradara Weapons Pastikan Prequel Gladys Dikerjakan dengan Serius
Minggu / 26-07-2026, 05:57 WIB
Final Fantasy 7 Revelation Atasi Open-World Fatigue dengan Panduan Pemain
Minggu / 26-07-2026, 05:57 WIB
Aaron Boone Puji Pitching Yankees Usai Kalahkan Phillies 1-0
Minggu / 26-07-2026, 05:56 WIB
Van Tabrak Kerumunan di Acara Pride Berlin, Satu Tewas
Minggu / 26-07-2026, 05:56 WIB
Sonny Gray dan Dylan Cease Siap Bertarung di Fenway Park
Minggu / 26-07-2026, 05:56 WIB







