Borneo FC Samarinda resmi melepas 15 pemain pada Selasa (10/6/2026) sebagai bagian dari perombakan skuat besar-besaran.

Keputusan ini menandai eksodus massal dari tim berjuluk Pesut Etam tersebut.

>>> MNC Sekuritas Rekomendasi Beli Saham Telkom Berkat Dividen dan Buyback

Daftar pemain yang kontraknya tidak diperpanjang mencakup Mohammad Khanafi, Syahrul Trisna, Mohammad Anez, Ahmad Agung, Alfharezzi Buffon, Christophe Nduwarugira, Daffa Fasya, Ikhsannul Zikrak, Ardi Idrus, Cleylton Santos, Kaio Nunes, Koldo Obieta, Kei Hirose, Muhammad Sihran, dan Mariano Peralta.

Pelepasan Mariano Peralta menjadi sorotan utama.

Penyerang sayap asal Argentina itu merupakan pemain terbaik BRI Super League 2025/2026 dengan catatan 20 gol dan 14 assist dari 30 laga.

Manajemen klub menyampaikan apresiasi melalui media sosial atas kontribusi Peralta selama dua musim terakhir. "Terima kasih Peralta.

Dua musim yang berkesan dengan berbagai torehan apik sudah kau ciptakan," tulis akun Instagram @borneofc. id.

>>> 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026 Versi Transfermarkt

Pihak manajemen juga menegaskan rasa terima kasih atas dedikasi yang diberikan untuk masyarakat Samarinda. "Terima kasih atas dedikasi yang sudah diberikan untuk klub kebanggaan Samarinda dan Kaltim.

Manyala!" imbuh akun tersebut.

Kepergian belasan pemain ini menyusul langkah pelatih musim lalu, Fabio Lefundes, yang telah lebih dulu meninggalkan Borneo FC dan dirumorkan akan melatih Malut United.

Sementara itu, Peralta dikabarkan akan bergabung dengan Persija Jakarta. Pelatih baru Persija, Shin Tae-yong, mengonfirmasi bahwa proses kontrak pemain tersebut telah selesai.

"Untuk Peralta, memang saya dengar sudah dikontrak Persija. Saya senang dengan kedatangan Peralta.

>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA Usai Kalahkan Oman dan Mozambik

Saya ingin menyambutnya dengan senang hati," ujar Shin Tae-yong.