Pemerintah Siapkan Dana Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan
Pemerintah menyiapkan tambahan dukungan pendanaan sebesar Rp 20 triliun untuk memperkuat kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang tengah menghadapi tekanan pembiayaan.
Suntikan dana segar tersebut dialokasikan untuk menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
>>> Kenaikan BI Rate Diperkirakan Mempengaruhi Pergerakan Pasar SBN Tenor 10 Tahun
Saat ini pengeluaran klaim mencapai sekitar Rp 16 triliun hingga Rp 16,5 triliun per bulan, sedangkan penerimaan iuran hanya berkisar Rp 14 triliun.
Proses Pencairan Menunggu Regulasi
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito, mengonfirmasi adanya perkembangan positif terkait regulasi yang menjadi landasan pencairan bantuan tersebut.
Ia menerima telepon dari Wakil Menteri Sekretaris Negara pada pukul 13.00 yang menyampaikan adanya finalisasi.
Prihati menjelaskan bahwa pencairan dana bantuan Rp 20 triliun yang bersumber dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan kini menunggu penandatanganan Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Aset dan Liabilitas (PP Alma).
"Kalau sudah ditandatangani, mudah-mudahan Juli bisa cair," ujar Prihati.
Regulasi baru ini diharapkan dapat mengubah mekanisme pencatatan kondisi keuangan BPJS Kesehatan termasuk mengatasi defisit aset yang terjadi.
>>> Kementan dan BRIN Teken MoU, Targetkan Produksi Bawang Putih 35 Ton per Hektare
Dana Rp 20 triliun tersebut terdiri dari Rp 10 triliun dari Kementerian Kesehatan dan Rp 10 triliun dari Kementerian Keuangan, yang sudah dijanjikan di awal tahun.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membenarkan alokasi dana tersebut, namun proses administrasi dan regulasi penyaluran masih harus diselesaikan.
Menurut Budi, kendala pencairan berada pada birokrasi aturan keuangan negara yang menyatakan bahwa Kementerian Keuangan hanya bisa menyalurkan tambahan dana jika jumlah peserta ditambah atau iuran dinaikkan.
Saat ini pihak Kementerian Kesehatan terus mengupayakan formula yang tepat agar dana yang sudah siap bisa segera ditransfer ke BPJS Kesehatan.
"Iurannya kan lewat Peraturan Pemerintah. Jadi uangnya ada, tapi tidak keluar-keluar.
Saya sudah billing, kalau bisa keluar minggu depan, saya keluarkan minggu depan. Apa yang kita lakukan?
>>> Taylor Swift Cetak Rekor Streaming Global Lewat Soundtrack Toy Story 5
Saat ini sedang dikerjakan. Tapi terus terang memang lagi mencari caranya," kata Budi.
Update Terbaru
KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka Korupsi
Rabu / 10-06-2026, 15:01 WIB
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok hingga Curigai Mati Listrik Gegara Ekonomi
Rabu / 10-06-2026, 15:00 WIB
AS Masukkan Perusahaan Panel Surya dan Baterai Tiongkok ke Daftar Hitam
Rabu / 10-06-2026, 15:00 WIB
Bank Raya Siap Naik ke KBMI 2 Tunggu Regulasi OJK
Rabu / 10-06-2026, 15:00 WIB
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Dorong Inflasi, Pemerintah Siapkan Stimulus
Rabu / 10-06-2026, 15:00 WIB
BCA Prioritas Terapkan Aturan Saldo Gabungan Minimal Rp1 Miliar
Rabu / 10-06-2026, 15:00 WIB
Wow! Nano Machine Chapter 316 Bahasa Indonesia, Ending Makin Bikin Penasaran!
Rabu / 10-06-2026, 15:00 WIB
Apa Penyebab Kim Yoon Seol Meninggal Dunia? Berikut Kronologi Kematian Kontestan Sing Again 4, Benarkah Bunuh Diri?
Rabu / 10-06-2026, 14:59 WIB
Kabar Duka! Therry Mully Pencipta Hit Jingga 'Tentang Aku' Meninggal Dunia pada 9 Juni 2026
Rabu / 10-06-2026, 14:56 WIB
Hari Gangguan AI Melonjak dari 6 pada Q1 2025 menjadi 51 pada Q1 2026: Ookla
Rabu / 10-06-2026, 14:56 WIB
Jadwal MSC 2026 di Esports World Cup Resmi Rilis, Mulai 1 Juli 2026
Rabu / 10-06-2026, 14:55 WIB
BI Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp16.800-Rp17.500 per Dolar AS pada 2027
Rabu / 10-06-2026, 14:55 WIB
GMFI Rencanakan Pembagian Dividen Melalui Kuasi Reorganisasi
Rabu / 10-06-2026, 14:53 WIB
Shopee PHK Ratusan Pengembang, Fokus ke Teknologi AI
Rabu / 10-06-2026, 14:53 WIB






