Hal ini dapat memperkuat posisi art space di Jakarta dan tidak hanya terpusat di tempat-tempat yang sudah ada.

The Banjoemas Resto & Cafe didirikan oleh para alumni Universitas Jenderal Soedirman dalam wadah koperasi bernama Koperasi Bebrayan Akshaya Soedirman.

Ketua Umum Keluarga Alumni Unsoed Abdul Kholik mengatakan pihaknya ingin membawa identitas Banyumas ke tingkat nasional.

Menurutnya, budaya lokal sudah semestinya dihargai dari berbagai perspektif, baik kuliner, estetika, maupun nilai-nilai etos.

Perkumpulan ini telah tersebar di berbagai daerah.

Meskipun anggotanya tidak semuanya berasal dari Banyumas, mereka tetap memiliki keterikatan dan memori terhadap daerah tersebut, terutama melalui kuliner seperti mendoan.

Abdul Kholik berharap semakin banyak orang mengenal budaya dari daerahnya, termasuk melalui kuliner.

>>> Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 Ranking FIFA Usai Tekuk Mozambik

Mendoan khas Banyumas telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Kebudayaan, sedangkan tempe secara umum masih terus diupayakan untuk memperoleh pengakuan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.