Dari sudut pandang pasar modal, kebijakan ini efektif memicu pemulihan sentimen terhadap instrumen investasi domestik.

Rupiah pada perdagangan Rabu pagi merangkak naik ke kisaran Rp17.900 per dolar AS.

"Kembali menguatnya nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan sentimen positif bagi IHSG pada perdagangan hari ini," ujar Edi.

Sejalan dengan penguatan rupiah, IHSG langsung melesat 1,59% atau bertambah 91,55 poin ke posisi 5.838,20 saat perdagangan Rabu dibuka.

Laju penguatan indeks digerakkan oleh aksi beli pada saham berkapitalisasi besar seperti BBNI, TPIA, dan BBCA.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat, hingga pukul 09.02 WIB, terdapat 449 saham menguat, 141 saham melemah, dan 136 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar bursa mencapai Rp9.554 triliun.

>>> Indeks Topix Jepang Terkoreksi Akibat Serangan AS ke Iran

Apresiasi rupiah yang menembus level Rp17.894 per dolar AS terjadi sehari setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%.