Rupiah Tembus Rp18.000, Harga Barang Ritel Berpotensi Naik
Upaya Pemerintah Menekan Dampak Pelemahan Rupiah
Pemerintah berupaya meminimalkan dampak pelemahan kurs ini agar tidak membebani konsumen secara berlebihan. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa pengawasan terhadap pergerakan harga komoditas terus berjalan.
"Kita lakukan pengawasan terus, kita antisipasi.
Memang kita harapannya tidak naik," kata Budi saat ditemui seusai rapat koordinasi perkembangan harga komoditas pangan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).
Guna meredam volatilitas kurs, pemerintah fokus menjaga keseimbangan devisa antara ekspor dan impor.
Salah satu strateginya adalah memperluas skema imbal dagang atau barter dengan negara mitra untuk menekan penggunaan dolar AS.
Saat ini, kerja sama barter telah dijalankan bersama Filipina, melibatkan pertukaran komoditas abaca dengan tekstil serta iron ore dengan baja senilai US$350 juta.
>>> Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 per 10 Juni 2026
"Itu salah satu kita untuk mengurangi kebutuhan dolar, karena dengan imbal dagang bisa membantu itu," ujarnya.
Selain imbal dagang, kebijakan relaksasi untuk komoditas tertentu juga mulai dibuka demi menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasar domestik.
Pengamat ekonomi menilai efek depresiasi rupiah tidak hanya memukul barang impor jadi, melainkan juga merembet ke industri lokal yang menggunakan bahan baku dari luar negeri.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal menyebut adanya korelasi kuat antara kurs dan harga ritel.
"Memang korelasinya kuat, pelemahan rupiah ini terhadap kenaikan harga barang-barang di ritel. Bukan hanya dalam konteks dia harga barang konsumsi atau barang jadi impor.
Tapi juga dalam barang-barang yang diproduksi di domestik tapi dia bergantung pada bahan baku dari luar," kata Faisal kepada Bisnis, Selasa (9/6/2026).
Update Terbaru
Harga Porsche 911 Bekas Turun Rp 224 Juta, Mobil Listrik Bekas Justru Naik
Minggu / 26-07-2026, 03:49 WIB
AS dan Negara Mitra Tenggelamkan Dua Kapal Angkatan Laut Pensiunan dalam Latihan RIMPAC
Minggu / 26-07-2026, 03:46 WIB
Bea Cukai Uzbekistan dan China Perluas Kerja Sama Langsung
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Mike Vrabel Buka Kamp Latihan Patriots, Fokus ke Musim Baru
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Tigers Incar Kemenangan Seri dengan Casey Mize di Gundukan
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
San Pedro FC Pindahkan Laga Debut ke Stadion Marquesa Akibat Sertifikasi Tertunda
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Podcaster Ramal Karier Dianna Russini sebagai Insider NFL Berakhir
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
BCA Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Ini Posisi dan Syaratnya
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Pura-pura Dibegal demi Klaim Asuransi, Pria di Jakbar Tusuk Tangan Sendiri
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Kronologi Juru Bicara IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN
Minggu / 26-07-2026, 03:42 WIB
Lokasi Semua Skull dan Terminal di Level Pertama Halo Campaign Evolved
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB
Sega Janjikan Perayaan 30 Tahun Persona yang Meriah Setelah Pengungkapan Persona 6
Minggu / 26-07-2026, 03:40 WIB
OceanVeil Tambahkan Love Hina, Level E, Yuru Yuri, DRAMAtical Murder, dan Anime Lainnya
Minggu / 26-07-2026, 03:39 WIB
Satpam Drakeo the Ruler Klaim Lihat YG Bawa Pisau Saat Perkelahian Fatal
Minggu / 26-07-2026, 03:39 WIB







