Kendala Sirkuit dan Persiapan

Kendala yang dihadapi anak dari mantan pembalap nasional Sudarmono ini tidak hanya terbatas pada sanksi penalti, melainkan juga kondisi sirkuit yang dinilai menyulitkan.

>>> Timnas Indonesia Tekuk Mozambik 1-0 di SUGBK

"Pas balapan kesulitannya ya, mungkin karena pertama kali juga kan saya balapan di itu.

Terus sirkuitnya memang sulit karena memang banyak chicane dan juga grip-nya enggak terlalu bagus," ujar Veda.

Persiapan teknis tim juga terhambat akibat insiden kecelakaan yang dialami Veda sebelum hari pencarian posisi start.

"Terus juga di hari Sabtu pagi yang biasanya kita simulasi balapan, tapi saya malah jatuh di lap ketiga dan motornya perlu waktu buat memperbaiki dan akhirnya enggak bisa lanjut," ungkap Veda.

Ketiadaan simulasi tersebut berdampak langsung pada kesiapan pengaturan motor ketika balapan utama dimulai dalam kondisi cuaca yang lebih panas.

"Dan ya, akhirnya enggak ada setting-an (untuk balapan) sehingga motornya belum siap, belum ada setting-an yang siap buat race karena ya memang belum sempat simulasi race kan," lanjut Veda.

Penurunan performa ban pada paruh kedua balapan memperparah situasi berkendara Veda hingga tidak mampu mempertahankan posisi depan.

"Terus pas race lebih panas dan saya kesulitan pas mengerem.

Pas bannya masih bagus grip-nya di awal-awal saya masih bisa imbangin, tapi setelah long lap, ke belakang terus saya juga sempat tarung lah sama rider belakang yang agak mengganggu saya dan ketika saya kehabisan grip ban dan kesusahan," ujarnya.

>>> Kamboja Lolos ke Semifinal Piala AFF U19 Usai Imbangi Australia

Setelah menyelesaikan balapan di Hungaria, Veda dijadwalkan kembali membalap pada seri MotoGP Republik Ceska di Sirkuit Brno yang berlangsung 19-21 Juni 2026.